Bentuk Teko Sebagai Sumber Inspirasi Dalam Penciptaan Karya Seni Keramik

Timbul Raharjo, 7653/IV-4/603/96 (1999) Bentuk Teko Sebagai Sumber Inspirasi Dalam Penciptaan Karya Seni Keramik. Masters thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
bab 1 BENTUK TEKO SEBAGAI SUMBER INSPIRASI ( KT003393 l 007.2016 ).pdf

Download (36MB) | Preview
[img] Text
bab 2 BENTUK TEKO SEBAGAI SUMBER INSPIRASI ( KT003393 l 007.2016 )-2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (55MB) | Request a copy
[img] Text
bab 3 BENTUK TEKO SEBAGAI SUMBER INSPIRASI ( KT003393 l 007.2016 )-3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (12MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
bab 4 BENTUK TEKO SEBAGAI SUMBER INSPIRASI ( KT003393 l 007.2016 )-4.pdf

Download (4MB) | Preview
Official URL: http://lib.isi.ac.id

Abstract

Penciptaan karya ini dimaksud untuk mewujudkan karya seni keramik baru dengan bentuk teko sebagai sumber inspirasi. Teko adalah peralatan rumah tangga yang berfungsi sebagai tempat air minum. Materi ini menarik dieksplorasi karena dapat memberikan rangsangan batin bagi penulis untuk menciptakan karya seni keramik. Teko sebagai tempat atau wadah air akan semakin diabadikan jika tidak sekedar hadir sebagai benda fungsional saja, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai estetika atau keindahan. Bentuk teko yang beraneka ragam biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, ditranformasikan dalam wujud keramik seni sesuai dengan daya kreativitas peneiiti dikembangkan menjadi bentuk yang imajinatif. ' Semangat imajinatif dalam pembentukan karya seni keramik ini, dipengaruhi oleh para keramikus pendahulu seperti karya Matsumoto Saichi, Kono Akira, Michael Duval, Kenneth Price dan Richard Show. Sumber ide yang penulis pilih adalah bentuk teko yang dalam visualisasinya penulis mendapat pengaruh dari para seniman itu. Dalam konteks keterpengaruhan semacam itu penulis mengkolaborasikan satu teori yang akan mengukuhkan bahwa peristiwa pengaruh mempengaruhi sudah merupakan suatu kelaziman. Hal ini dikarenakan adanya disiplin ilmu antar teks, yang kemudian dikenal sebagai intertekstual Bentuk-bentuk yang dikembangkan menjadi kotak persegi mirip karya kubisme, sepintas karya keramik tersebut dapat diinterpretasikan sebagai sebuah bentuk wadah, vas bunga, tempat pensil maupun bentuk bangunan yang tampak kokoh. Meskipun jika dilihat sepintas karya yang disajikan agak lain dengan bentuk teko, hal ini disebabkan karena penulis mengembangkan menjadi bentuk seni keramik yang ekspresif. Pemilihan bahan, proses pengolahan bahan, dan proses pembentukan dipertimbangkan untuk mendapatkan karya keramik yang spesifik. Bahan yang dipergunakan dalam karya keramik ini berupa tahah liat stoneware, tanah liat earthenware, dan kertas tissue. Pada proses pengerjaan, dipergunakan dua jenis bahan tanah liat dengan karakter yang berbeda yait_u tanah stoneware dan tanah eathenware. Hasil dari pencampuran kedua jenis bahan tersebut dicampur dengan kertas tissue. Hasii campuran kertas tissue dan tanah liat itu disebut paper pulp atau paper clay. Bahan inilah yang dijadikan media pembuatan karya seni keramik oleh penulis. Proses pembentukan menerapkan teknik slip casting dengan tujuan menjaga kestabilan bentuk. Meskipun teknik ini berkonotasi reproduksi akan tetapi teknik ini hanya dipergunakan untuk menentukan hasil karya yang dikehendaki.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: bentuk teko, keramik ekspresif, paper clay, dan teknik slip casting
Subjects: Penciptaan dan pengkajian seni
Kriya > Kriya Keramik
Divisions: Pascasarjana > S2 Studi Penciptaan dan pengkajian seni
Depositing User: agus tiawan AT
Date Deposited: 03 Oct 2016 02:47
Last Modified: 03 Oct 2016 02:47
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/1130

Actions (login required)

View Item View Item