Garis Sebagai Ide Penciptaan Dalam Seni Lukis

Alexandra Ivantono, 091 2022 021 (2016) Garis Sebagai Ide Penciptaan Dalam Seni Lukis. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
Bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (947kB) | Request a copy
[img] Text
Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Jurnal TA Alexandra.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.isi.ac.id

Abstract

Setiap seniman memiliki ciri-ciri khusus dalam karya yang diciptakannya, untuk satu seniman lukis sendiri ada beberapa aliran atau gaya yang terbentuk dari sekian lama berproses membuat karya. Garis sebagai tema karya tugas akhir ini bertujuan mewakili pikiran untuk mencurahan ide yang ada di benak serta konsep karena secara visual membahasakan ide menjadi mudah untuk menyampaikannya kedalam wujud lukisan. Selama mengerjakan karya ini yang dirasakan ialah mengekspresikan pengalaman artistik dari mengolah pikiran menjadi garis untuk dilukis, memikirkan sesuatu untuk menjadi ide, contohnya berfikir mengenai kebiasaan sehari-hari yaitu mendengarkan musik, terwujud dalam karya berjudul Musik#1. Musik yang menjadi kesenangan ialah musik slow rock dan juga blues dimana kedua musik ini selalu menemani dalam proses pembuatan karya, garis digunakan untuk membuat objek keseluruhan yaitu berupa figur orang bermain saksofon, garis-garis itu melambangkan nada dari lagu yang didengar serta keasyikan seseorang dalam menikmati sebuah lantunan musik, kemudian sebagai perantara lain dari pemikiran ide mendengarkan musik ini terbentuklah konsep penciptaan sehingga diolah lewat objek dua dimensi untuk mengabadikan suatu moment keseharian dalam mencari kesenangan, ketenangan batin serta pencapaian kepuasan batin dalam melukis figur dari moment. Ide yang terfikir saat ini juga akan menghasilkan sebuah rancangan yang berbeda dengan konsep pemikiran dilain hari. Karakter garis menjadi peran penting untuk tetap konsisten digunakan dalam setiap membuat lukisan, karena mewakilkan ekspresi diri dalam perwujudan lukisan setelah konsep dibuat sketsa sebagai rancangan penggambaran yang lebih jelas sebelum membuat lukisan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Dosen Pembimbing: Titoes Libert, Lutse Lambert
Uncontrolled Keywords: garis, ide penciptaan, seni lukis, musik
Subjects: Seni Murni > Seni Lukis
Divisions: Fakultas Seni Rupa > Jurusan Seni Murni > Seni Lukis
Depositing User: Ida ID Sriwahjudewi
Date Deposited: 23 Mar 2017 06:24
Last Modified: 23 Mar 2017 06:24
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/1457

Actions (login required)

View Item View Item