Ghara Satyabrata

Astri Agustin Ayudiani, 1211401011 (2016) Ghara Satyabrata. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
A 7 BAB I prin,5,7,8,13.pdf

Download (3MB) | Preview
[img] Text
A 8 BAB II prin 16, 20, 26.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
A 9 BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
A 10 BAB IV.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
A 12 LAMPIRAN-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
JURNAL Astri Agustin.pdf

Download (460kB) | Preview
[img] Video
ASTRI_BUKTI KARYA_GHARA SATYA BRATA_13 JULI 2016.mp4
Restricted to Repository staff only

Download (1GB) | Request a copy
Official URL: http://lib.isi.ac.id

Abstract

Ide garapan tari berjudul “Ghara Satya brata” diilhami dari sebuah cerita tentang Jepara pada masa pemerintahan Sultan Hadlirin dengan Ratu Kalinyamat. Rasa ingin tahu tentang cerita Kalinyamat dengan berbagai peristiwa dalam kehidupannya berawal dari kalimat kiasan yang sering didengar yaitu “tapa wuda sinjang rambut”. Kalimat kiasan ini menunjuk pada sosok Ratu Kalinyamat yang bertapa dengan melepas semua kemewahan duniawi. Hal tersebut menginspirasi untuk membuat karya koreografi yang dilatarbelakangi sejarah, cerita seorang Ratu Kalinyamat yang baik, bijaksana, mencintai suami, rakyat dan tanah airnya bahkan setelah menyelesaikan pertapaannya di Danareja ia menjadi pahlawan wanita demi melawan bangsa Portugis serta membawa Jepara pada puncak kejayaan. Karya tari yang diberi judul “Ghara Satyabrata” mengangkat tema tentang kesetiaan dan kecintaan seorang wanita. Pemilihan tema ini berdasarkan dari penggalan cerita Ratu Kalinyamat yang menceritakan tentang kesetiaan terhadap suaminya yang tidak dapat ditukar dengan kedudukannya sebagai Raja. Dilihat pada tekad dan sumpahnya tidak akan menggunakan atribut keratuan sebelum Arya Penangsang mati. Kecintaannya pada tanah air diwujudkan dengan membawa Jepara ke puncak kejayaannya. Karya tari “Ghara Satyabrata” disajikan dalam bentuk koreografi kelompok yang melibatkan tujuh orang penari putri dengan menggunakan rias wajah korektif, tata rias rambut menggunakan rambut sintetis (uren), busana dengan menggunakan bahan yang ringan dan nyaman digunakan. Tempat pentas dilaksanakan di proscenium stage Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Karya ini mengembangkan sikap-sikap tari Jawa khususnya Yogyakarta yang memiliki sifat karakteristik banyumili, dengan menggunakan iringan musik secara langsung atau live. Karya tari ini menggunakan bentuk dan cara ungkap tipe tari studi, dramatik, dramatari sedangkan mode penyajiannya menggunakan mode simbolik representasional. Ide gagasan yang digarap ke dalam bentuk koreografi kelompok ini lebih spesifik mengenai bagaimana memvisualisasikan karakteristik dari seorang Ratu Kalinyamat ke dalam bentuk karya tari.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Dosen Pembimbing: Gandung Djatmiko, Indah Nuraini
Uncontrolled Keywords: Kalinyamat; Sejarah; Koreografi Kelompok
Subjects: Tari > Penciptaan Tari
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Tari > Seni Tari (Penciptaan)
Depositing User: Ida ID Sriwahjudewi
Date Deposited: 29 Mar 2017 04:48
Last Modified: 29 Mar 2017 04:48
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/1477

Actions (login required)

View Item View Item