Analisis Struktural Kuartet Gesek dalam G Mayor, K 387 Bagian 1 karya Wolfgang Amadeus Mozart

Hermawan, Dicky (2004) Analisis Struktural Kuartet Gesek dalam G Mayor, K 387 Bagian 1 karya Wolfgang Amadeus Mozart. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
BAB I.pdf

Download (5MB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Full Teks.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (35MB) | Request a copy
Official URL: http:// lib.isi.ac.id

Abstract

Untuk memainkan sebuah karya musik khususnya musik klasik merupakan suatu hal tidak mudah. Di samping penguasaan teknis dan ketrampilan tinggi, seorang pemain juga dituntut untuk dapat mengekspresikan karya tersebut dengan baik. Salah satu cara untuk mengenal musik dengan baik adalah dengan menganalisis karya tersebut, mengetahui riwayat dan karakter komponis, gaya serta latar belakang terciptanya karya musik tersebut. Mozart menciptakan kuartet gesek dalam G mayor K. 387 pada tanggal 31 Desember 1782 di Wina, dipersembahkan kepada Franz Joseph Haydn sebagai rasa hormatnya kepada guru sekaligus sahabatnya. Kuartet gesek ini merupakan komposisi kuartet gesek urutan pertama dari sepuluh karya Mozart. Komposisi ini merupakan sebuah karya yang jauh dari musik hiburan semata. Terkadang dalam sebagian besar irama musiknya meminta pendengar untuk mendengarkan secara sungguh-sungguh karena Mozart tidak menulis komposisi musik hanya untuk sebuah pertunjukan semata namun lebih kepada suatu kedalaman persepsi semangat manusia Dalam karya tulis ini, penulis menguraikan tentang analisis struktural kuartet gesek dalam G mayor K. 387 bagian I karya W. A. Mozart yang terdiri dari empat bagian, namun sejauh ini penulis hanya menganalisis bagian pertamanya saja dengan menguraikan secara bar to bar, menggunakan metode pendekatan secara musikologis dan secara keseluruhan bersifat analisis struktural yang ditekankan pada frase, tema, motif dan harmoni. Bagian pertama menggunakan tempo Allegro Vivace Assai dan menggunakan bentuk sonataallegro yang terdiri atas 170 birama dimulai dengan Eksposisi (birama 1 - 55/3), di dalamnya terdapat Tema Pokok birama 1 - 20/4, Transisi dari birama 20/4 24/3, kemudian Tema Kedua birama 24/4 - 49/3 dan diakhiri dengan Codetta 49/4 - 55. Development /pengembangan (birama 55/4 - 107) yang dibagi dalam empat seksi. Kemudian Rekapitulasi (birama 107/4- 165/1) di dalamnya juga terdapat Tema Pokok birama 107/4 - 128, Transisi dari birama 129 - 132/3, Tema Kedua birama 132/4 - 163/3 dan diakhiri dengan Coda (birama 165/2-170).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK
Hermawan, Dickynim9310354013
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
ContributorSantosa, Budinidn0524036001
Department: KODEPRODI91221#Seni Musik
Uncontrolled Keywords: Komponis, Sonata, Mozart
Subjects: Seni Musik
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Musik
Depositing User: Ida ID Sriwahjudewi
Date Deposited: 02 Nov 2023 08:38
Last Modified: 02 Nov 2023 08:38
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/15808

Actions (login required)

View Item View Item