Interior Pada Sembilan Hierarki di Komplek Makam Sunan Gunung Jati Cirebon

Yudith Dea Saraswati, 1111816023 (2015) Interior Pada Sembilan Hierarki di Komplek Makam Sunan Gunung Jati Cirebon. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (901kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (10MB) | Preview
[img]
Preview
Text
JURNAL.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (43MB) | Request a copy
Official URL: http://isi.ac.id

Abstract

Bangunan kuno terkait erat dengan sejarah pertumbuhan kota dimana bangunan tersebut berada. Pertumbuhan kota Cirebon dengan memiliki empat Keraton dan dikenal sebagai Kota Wali, menjadi kawasan bersejarah dimana terdapat banyak bangunan-bangunan kuno peninggalan kerajaan . Diantara bangunan-bangunan kuno yang ada, terdapat bangunan peziarahan milik kerajaan Cirebon yang bernama Makam Sunan Gunung Jati. Bangunan ini merupakan tempat dimakamkannya para Raja-raja dari kerajaan yang ada di Cirebon. Termasuk didalamnya terdapat makam salah satu dari Wali Songo, Sunan Gunung Jati. Disamping itu, bangunan ini dibagi atas sembilan hirarki yang berbeda. Latar belakang kota Cirebon menjadikan bangunan Makam Sunan Gunung Jati memiliki sentuhan budaya Cina .

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Dosen Pembimbing: 1. M. Sholahuddin 2. Bambang Pramono
Uncontrolled Keywords: Hierarki, Kerajaan Cirebon, Arsitektur Cina
Subjects: Disain > Disain Interior
Divisions: Fakultas Seni Rupa > Jurusan Disain > Disain Interior
Depositing User: Bandono BD Bandono
Date Deposited: 27 Jul 2017 01:32
Last Modified: 27 Jul 2017 01:49
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/2068

Actions (login required)

View Item View Item