Perencanaan dan Perancangan Interior "Colour" Food Court, Trade Mall Saphir Square Yogyakarta

Sony Harsono, 981 0980 023 (2006) Perencanaan dan Perancangan Interior "Colour" Food Court, Trade Mall Saphir Square Yogyakarta. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
6-W-1.pdf

Download (2MB)
[img] Text
6-W-2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)
[img] Text
6-W-3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (931kB)
[img] Text
6-W-4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text
6-W-5.pdf

Download (1MB)
[img] Text
6-W-6 lamp.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (17MB)

Abstract

Trade Mall Saphir Square adalah sebuah pusat perbelanjaan yang sedang dalam tahap penyelesaian di kota Yogyakarta. Trade Mall Saphir Square hadir di pusat perdagangan dan jasu kota Yogyakarta. Menyediakan tempat usaha yang menjanjikan dengan lokasi yang sangat stratcgis, di Jalan Laksda Adi Sucipto (Jln.Solo), yang akan menjadi salah satu kawasan elite dan bisnis terbesar di Yogyakarta. Salah satu fasilitas yang disediakan oleh Trade Mall Saphir Square adalah Colour Food Court. ‘Colour’ Food Court direncanakan akan berada di lantai dua gedung Trade Mall saphir Square yang saat ini sedang dalam tahap penyelesaian, berlokasi di Jl. Laksda Adi Sucipto No. 32-34 Yogyakana. Luas keseluruhan lantai dua gedung Saphir Square Mall adalah 8986 m2. dari luasan yang ada tersebut ‘Colour’ food court akan mengambil luasan 2728m2. Food Court telah menjadi suatu kelengkapan tetap pada mall dan kompleks perkantoran kota saat ini. Food court dimulai pertama kali pada awal tahun 80-an, dipromosikan untuk penjual makanan sebagai suatu cara untuk memotong biaya, meningkatkan penjualan dan berbagi elemen-elemen umun.Perencanaan dan perancangan Interior ‘Colour’ Food Court ini merupakan sebuah desain baru dan mulai dari awal dibukanya Trade Mall Saphir Square. Ketertarikan perancang dalam pemilihan obyek perencanaan dan perancangan interior ini adalah karena food court belum pernah diangkat sebelumnya dalam karya perancangan tugas akhir mahasiswa Disain Interior ISI Yogyakarta. Secara historis konsep food court diciptakan untuk menjadi salah satu magnet bagi pengunjug yang datang ke Mall, sebagai pengikat sehingga konsumen bisa bersantai sejenak setelah shopping. dan bisa menghabiskan waktu lebih banyak di Mall untuk imelihat-lihat produk lainnya yang dijual dan kemudian timbul keinginan untuk membeli barang, walaupun sebenamya mereka tidak begitu membutuhkan barang tersebut.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Disain > Disain Interior
Divisions: Fakultas Seni Rupa > Jurusan Disain > Disain Interior
Depositing User: Heri HK Hakim
Date Deposited: 06 Nov 2014 03:20
Last Modified: 06 Nov 2014 03:20
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/212

Actions (login required)

View Item View Item