Ardhira Lyyn Bilqisa Akbar, Andi (2025) Permainan Rakyat Meriam Karbit Kota Pontianak Sebagai Motif Batik Baju Kurung Melayu. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Andi Ardhira Lyyn Bilqisa Akbar_2025_FULL TEKS.pdf Restricted to Repository staff only Download (21MB) | Request a copy |
|
|
Text
Andi Ardhira Lyyn Bilqisa Akbar_2025_BAB I.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Andi Ardhira Lyyn Bilqisa Akbar_2025_BAB PENUTUP.pdf Download (722kB) |
|
|
Text
Andi Ardhira Lyyn Bilqisa Akbar_2025_LAMPIRAN 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (853kB) | Request a copy |
|
|
Image
Andi Ardhira Lyyn Bilqisa Akbar_2025_LAMPIRAN 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (63MB) | Request a copy |
|
|
Text
Andi Ardhira Lyyn Bilqisa Akbar_2025_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (506kB) | Request a copy |
Abstract
Permainan rakyat Meriam Karbit menjadi salah satu tradisi masyarakat Melayu di Kota Pontianak yang masih hidup dan dilestarikan hingga kini. Meriam Karbit terbuat dari kayu berukuran besar yang dinyalakan menggunakan karbit dan menghasilkan dentuman keras dan khas. Tradisi ini bahkan berkembang menjadi ajang festival khususnya pada malam Hari Raya Idul Fitri. Suasana dan objek visual di sekitar tempat permainan seperti sungai Kapuas, sampan, dan manggar juga turut menjadi daya tarik penulis dalam perancangan motif batik yang diciptakan. Penciptaan karya ini diharapkan dapat memperkenalkan dan mengembangkan eksistensi batik di kota Pontianak dengan mengangkat unsur budaya lokal ke dalam bentuk motif batik baru yang kemudian diterapkan pada busana tradisional baju kurung Melayu yang dimodifikasi tanpa mengurangi unsur khasnya. Dalam membuat sebuah karya, diperlukan metode pendekatan dan metode penciptaan. Metode pendekatan menggunakan teori estetika Monroe Beardsley dan Ergonomi Debastiani e Silva dkk., serta metode penciptaan Practice Based Research. Metode penciptaan yang menekankan eksplorasi, eksperimen, perancangan, perwujudan, dan refleksi. Teknik yang digunakan meliputi teknik pola konstruksi, teknik batik tulis, teknik pewarnaan naphtol dan remazol, teknik penjahitan busana, dan teknik menghias busana. Hasil dari karya Tugas Akhir yang bertajuk “Permainan Rakyat Meriam Karbit Kota Pontianak sebagai Motif Batik Baju Kurung Melayu” ada sebanyak enam pasang busana baju kurung Melayu dengan kombinasi motif batik yang berbeda-beda. Tiap karya memiliki ciri khas dan maknanya masing-masing namun tetap dalam konsep yang selaras dengan permainan rakyat Meriam Karbit
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI90211#KRIYA | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | permainan rakyat Meriam Karbit, batik, baju kurung Melayu | |||||||||
| Subjects: | Kriya > Kriya Tekstil Kriya > Batik dan fashion |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Rupa > Jurusan Kriya > Kriya Tekstil | |||||||||
| Depositing User: | Andi Ardhira Lyyn Bilqisa Akbar | |||||||||
| Date Deposited: | 09 Jan 2026 08:45 | |||||||||
| Last Modified: | 09 Jan 2026 08:45 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/22241 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
