Resistensi Musik Keroncong Di Era Modernisasi : Studi Kasus Joharini Band Di Yogyakarta

Imam Tri Armanda, Tedha (2026) Resistensi Musik Keroncong Di Era Modernisasi : Studi Kasus Joharini Band Di Yogyakarta. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
Tedha Imam Tri A_2026_FULL TEKS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
Tedha Imam Tri A_2026_PENUTUPpdf.pdf

Download (217kB) | Preview
[img] Video
view_usp=sharing
Restricted to Repository staff only

Download (112kB) | Request a copy
[img] Image
LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI.jpg
Restricted to Repository staff only

Download (306kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
Tedha Imam Tri A_2026_BAB I.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: https://lib.isi.ac.id

Abstract

Musik keroncong sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia mengalami penurunan eksistensi akibat dominasi musik populer dan perubahan pola konsumsi musik di era digital. Di tengah situasi tersebut, Joharini Band muncul sebagai kelompok musik yang melakukan resistensi budaya melalui inovasi musikal yang memadukan elemen keroncong klasik dengan unsur modern seperti folk, pop, jazz, serta penggunaan instrumen tambahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk resistensi yang dilakukan Joharini Band serta mengidentifikasi tantangan yang mereka hadapi dalam mempertahankan relevansi keroncong di Yogyakarta. Teori resistensi budaya James C. Scott dan konsep cultural adaptation dalam modernisasi musik sebagai landasan teori untuk membedah permasalahan yang ada. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif- deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi lapangan, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resistensi Joharini Band termanifestasi melalui inovasi aransemen, eksplorasi instrumen tradisional dan modern, strategi pertunjukan berbasis media digital, serta reinterpretasi estetika keroncong agar sesuai dengan selera generasi muda. Inovasi yang mereka lakukan juga menghadapi tantangan berupa kritik dari pelaku keroncong tradisional yang memandang perubahan tersebut sebagai penyimpangan terhadap pakem. Penelitian ini menyimpulkan bahwa inovasi Joharini Band merupakan bentuk resistensi kultural yang adaptif, yang tidak hanya menjaga keberlangsungan keroncong tetapi juga membuka ruang baru bagi perkembangan keroncong modern di era digital.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK
Imam Tri Armanda, Tedhanim2110823015
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
ContributorTri Laksono, Jokonidn0026056501
ContributorYulaeliah, Elanidn0024026605
Department: KODEPRODI91201#ETNOMUSIKOLOGI
Uncontrolled Keywords: Resistensi, Musik Keroncong, Joharini Band
Subjects: Etnomusikologi
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Etnomusikologi
Depositing User: Tedha Imam Tri Armanda
Date Deposited: 12 Jan 2026 06:37
Last Modified: 12 Jan 2026 06:53
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/22273

Actions (login required)

View Item View Item