Ayomi, Rizkia (2025) Pola Pewarisan Tari Topeng Gaya Losari Di Sanggar Purwa Kencana. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Rizkia Ayomi_2026_FULL TEKS.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
||
|
Text
Rizkia Ayomi_2026_BAB I.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
Rizkia Ayomi_2026_PENUTUP.pdf Download (362kB) | Preview |
|
|
Text
Rizkia Ayomi_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (297kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan memahami pola pewarisan, regenerasi dalang topeng dan penari, serta nilai-nilai tradisi pada tari topeng gaya Losari yang berlangsung di Sanggar Purwa Kencana. Nilai tradisi dalam tari topeng Losari tercermin pada pewarisan topeng berusia ratusan tahun, laku ritual yang dilakukan dalang topeng serta wejangan kepada generasi penerus untuk menjaga topeng agar tidak menyentuh lantai, keharusan yang dilakukan penari untuk berdoa sebelum pentas serta menari dengan menutup mata karena hakikatnya menari itu untuk Tuhan, tubuh dan bumi. Keberlanjutan tradisi ngukup, tata panggung gawangan dan keberadaan Sanggar Purwa Kencana sebagai bentuk pewarisan antargenerasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa regenerasi di Sanggar Purwa Kencana berlangsung melalui perpaduan pola pewarisan dan pembelajaran yang adaptif. Pewarisan dan pembelajaran tersebut memungkinkan keberlanjutan tari topeng Losari terjaga, sekaligus memberi ruang bagi perkembangan metode pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan zaman. Peneliti mengacu pada pemikiran teori pola pewarisan L.L Cavalli-Sforza dan M. W. Feldman yang berjudul Cultural Transmission and Evolution: A Quantitative Approach (1981). Sforza dan Feldman mengemukakan bahwa pewarisan dibagi menjadi tiga pola, yaitu vertikal, horizontal dan oblique. Melalui teori inilah yang menjadi dasar analisis pola pewarisan. Landasan teori dari L.L Cavalli-Sforza dan M. W. Feldman digunakan untuk menganalisis pewarisan topeng Losari yang berada di Sanggar Purwa Kencana. Pewarisan tari topeng Losari berlangsung melalui tiga pola utama: pewarisan tegak, mendatar, dan miring. Pewarisan tegak tampak pada penurunan peran dalang yang terjadi dalam lingkungan keluarga, sebagaimana terlihat pada hubungan antar generasi dalam garis pewarisan Sawitri kepada Nani. Sementara itu, pewarisan mendatar dan miring lebih dominan dalam pembentukan penari, karena proses belajar berlangsung melalui bimbingan guru serta dukungan antar-murid yang memperkaya pengalaman pembelajaran.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI91231#TARI | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pewarisan, Bentuk Penyajian, Regenerasi. | |||||||||
| Subjects: | Tari > Pengkajian Tari | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Tari > Seni Tari (Pengkajian) | |||||||||
| Depositing User: | Rizkia Ayomi | |||||||||
| Date Deposited: | 13 Jan 2026 06:56 | |||||||||
| Last Modified: | 13 Jan 2026 06:56 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/22435 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
