Puspa Candra Febriani, Camelia (2025) Fungsi Dan Larasan Vokal Dalam Lagu Iringan Tari Dolalak Grup Budi Santoso Purworejo. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
CAMELIA P C F_2026_FULL TEXT.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
||
|
Text
CAMELIA P C F_2026_BAB I.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
CAMELIA P C F_2026_BAB V.pdf Download (624kB) | Preview |
|
|
Text
CAMELIA P C F_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN_PUBLIKASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (674kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian dengan judul Fungsi dan Larasan Vokal Dalam Lagu Iringan Tari Dolalak Grup Budi Santoso Purworejo bertujuan untuk mengkaji fungsi vokal, struktur sajian, korelasi antara vokal, gerak tari, dan ricikan pengiring, serta konsep laras pada vokal lagu tradisi Dolalak Budi Santoso. Permasalahan laras menjadi relevan mengingat adanya pengarsipan notasi oleh R. Tjipto Wismojo pada tahun 1994/1995 yang memberi label laras pelog dan slendro, sementara dalam praktiknya penyajian Dolalak Budi Santoso versi tradisi tidak menggunakan ricikan melodis. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilakukan melalui analisis musikal, pengukuran frekuensi, serta penerapan formula Machyar Chi Kuadrat untuk mengetahui tingkat kemiripan larasan terhadap gamelan Kjahi Laras Madu (gaya Surakarta) dan Kjai Gandrung (gaya Yogyakarta) milik Jurusan Karawitan ISI Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa vokal dalam iringan Dolalak grup Budi Santoso versi tradisi memiliki fungsi selain sebagai unsur melodi utama, vokal berfungsi sebagai buka atau pambuka pertunjukan, sebagai penanda jenis tarian yang akan disajikan, serta sebagai sarana latihan bagi penari untuk menjaga ketepatan ritme dan dinamika gerak. Dari aspek larasan, dengan menggunakan formula Machyar Chi Kuadrat lagu Main–Main PL menunjukkan kemiripan sebesar 67,84% dengan laras pelog barang pada gamelan Kjai Gandrung. Lagu Jalan–Jalan Alus (Massal) memiliki pola jangkah yang menyerupai laras slendro secara umum, namun tidak mencapai tingkat kemiripan signifikan berdasarkan uji Chi Kuadrat, diduga karena ketiadaan ricikan melodis, faktor usia penyanyi, serta kemungkinan adanya karakter laras slendro khas Dolalak. Sementara itu, lagu Tinggi Gunung PL hanya memiliki kemiripan 3,43% dengan pelog barang gamelan Kjahi Laras Madu, tetapi pola jangkahnya menunjukkan kedekatan yang lebih kuat dengan laras pelog nem gamelan Kjahi Laras Madu gaya Surakarta. Penelitian ini berkontribusi pada dokumentasi notasi vokal berbasis data terukur serta memperkaya kajian ilmiah mengenai karakter musikal Dolalak, dan diharapkan menjadi referensi bagi upaya pelestarian, pengembangan, serta regenerasi kesenian Dolalak sebagai identitas budaya masyarakat Purworejo.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI91211#KARAWITAN | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Dolalak, laras, pelog, slendro, Machyar Chi Kuadrat | |||||||||
| Subjects: | Karawitan | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Karawitan | |||||||||
| Depositing User: | Camelia Puspa Candra Ferbiani | |||||||||
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 02:14 | |||||||||
| Last Modified: | 14 Jan 2026 04:16 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/22702 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
