Arif Wicaksono, Fajar (2026) Alih Wahana Novel Rahwana Putih Menjadi Pakeliran Padat Lakon Sucining Katresnan. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
FAJAR ARIF WICAKSONO_2026_FULL TEXT.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
||
|
Text
FAJAR ARIF WICAKSONO_2026_BAB I.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
FAJAR ARIF WICAKSONO_2026_BAB V.pdf Download (948kB) | Preview |
|
|
Text
FAJAR ARIF WICAKSONO_2026_LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (520kB) |
Abstract
Karya ini bertujuan untuk mengalihwahanakan novel Rahwana Putih menjadi pakeliran padat lakon Sucining Katresnan. Teori yang digunakan dalam karya ini adalah teori alih wahana Sapardi Djoko Damono dan garap pakeliran padat Sudarko. Teori ini merupakan proses pengalihan dari satu jenis kendaraan ke jenis kendaraan lain. Karya ini menggunakan teori tersebut guna memindahkan cerita novel Rahwana Putih menjadi pakeliran padat lakon Sucining Katresnan. Hasil alih wahana dari Novel Rahwana Putih Sang Kegelapan Pemeram Keagungan Cinta ke Pakeliran Padat Lakon Sucining Katresnan mengalami penambahan dan pengurangan. Gagasan Rahwana yang mengagungkan cinta dalam karya ini berubah menjadi kesucian cinta Rahwana kepada Sinta, urutan adegan masih mengikuti pengadegan novel, penokohan masih mengikuti karakter dalam novel. Meskipun demikian terdapat penyesuaian, pengurang, penambahan pada unsur-unsurnya seperti penambahan dan pengurangan tokoh, penyesuaian deskripsi dan dialog, penambahan unsur sabet dan iringan. Dalam proses alih wahana ke pakeliran padat terdapat beberapa garap yang dilakukan. Garap itu menyangkut wadah dan isi. Wadah meliputi garap tema, garap lako, garap adegan, garap tokoh, garap catur, garap sabet, garap iringan. Sedangkan isi meliputi nilai-nilai yang ingin disampaikan. Karya pakeliran padat lakon Sucining Katresnan mengangkat tema kesucian cinta. Garap lakon dan adegan mengikuti jalinan peristiwa dalam novel yang disesuaikan dengan kebutuhan tema. Garap penokohan dalam karya mengikuti penokohan dalam novel dengan adanya penambahan dan pengurangan tokoh sesuai kebutuhan dan karakter pertunjukan wayang. Garap catur terdapat catur yang digarap sama persis dan ada yang berupa pengembangan dan penyesuaian. Garap sabet dan iringan yang dalam novel tidak ada, dalam pakeliran sabet dan iringan disesuaikan dengan pola tradisi dan kebutuhan pertunjukan. Nilai yang ingin disampaikan dalam karya ini adalah perjuangan Rahwana dalam menjaga kesucian Sinta dan kesucian cintanya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI91241#PEDALANGAN | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Rahwana putih, sucining katresnan, alih wahana, pakeliran padat | |||||||||
| Subjects: | Pedalangan | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Pedalangan | |||||||||
| Depositing User: | Fajar Arif Wicaksono | |||||||||
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 07:04 | |||||||||
| Last Modified: | 14 Jan 2026 07:04 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/22850 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
