Carina Br. Pelawi, Huli (2026) Musik Combo Dan Worship Leader Dalam Peribadatan Jemaat Gereja Batak Karo Protestan Yogyakarta:Kajian Bentuk, Fungsi, Dan Makna. Masters thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Huli Carina Br. Pelawi_2025_FULL TEKS.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
||
|
Text
Huli Carina Br. Pelawi_2025_BAB I.pdf Download (590kB) | Preview |
|
|
Text
Huli Carina Br. Pelawi_2025_BAB PENUTUP.pdf Download (265kB) | Preview |
|
|
Text
Huli Carina Br. Pelawi_2025_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
||
|
Text
Huli Carina Br. Pelawi_2025_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf Download (89kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini berangkat dari dinamika perubahan praktik musikal dalam ibadah GBKP Yogyakarta yang ditandai oleh masuknya musik pop worship kontemporer, penggunaan format combo band, serta kehadiran worship leader yang secara praksis berbeda dari pola ibadah GBKP pada umumnya. Perubahan tersebut memunculkan negosiasi baru antara tradisi liturgi yang telah mapan dan kebutuhan kontekstual jemaat urban lintas generasi. Permasalahan utama dalam penelitian ini difokuskan pada bagaimana bentuk, fungsi, dan makna musik gereja dikonstruksikan dalam tata ibadah GBKP Yogyakarta, serta bagaimana proses adaptasi musikal berlangsung pasca penerapan musik kombinasi tersebut. Untuk menganalisis persoalan tersebut, penelitian ini memanfaatkan kerangka teoretis interdisipliner yang meliputi teori fungsi musik Alan P. Merriam, konsep liturgi James F. White, perspektif etnomusikologi Bruno Nettl, teori musicking Thomas Turino, serta model resepsi encoding–decoding Stuart Hall guna membaca respons dan pemaknaan jemaat terhadap praktik musikal yang berkembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi etnografi musik, yang dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pendeta, pelayan musik, dan jemaat lintas generasi, studi dokumentasi, serta analisis musikologis dan sosiokultural. Analisis data dilakukan secara interaktif menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik musik ibadah di GBKP Yogyakarta membentuk pola hibridisasi liturgis-musikal, di mana unsur tradisi GBKP berinteraksi secara dinamis dengan idiom musik worship kontemporer. Dalam hal ini musik dimaknai sebagai unsur penting dalam memperdalam pengalaman spiritual jemaat sehingga fungsi musik di dalam ibadah tidak lagi diposisikan semata sebagai elemen pengiring liturgi, melainkan sebagai medium performatif yang memediasi komunikasi iman, membangun atmosfer spiritual, membentuk partisipasi jemaat, serta mengartikulasikan identitas komunitas gerejawi dalam konteks urban. Adaptasi musik baru ini menghasilkan perluasan bentuk dan gaya musikal yang lebih variatif dan kontekstual, meningkatkan keterlibatan jemaat khususnya generasi muda sekaligus memunculkan spektrum resepsi yang beragam, mulai dari penerimaan dominan, negosiasional, hingga oposisi. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa musik ibadah di GBKP Yogyakarta merupakan ruang praksis kultural dan teologis yang terus dinegosiasikan, di mana gereja berupaya menjaga keseimbangan antara kontinuitas tradisi dan pembaruan liturgis dalam menjawab tantangan perubahan sosial dan musikal kontemporer.
| Item Type: | Thesis (Masters) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Department: | KODEPRODI91001#PENCIPTAANDANPENGKAJIANSENI | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Bentuk musik, fungsi musik, makna musik, GBKP Yogyakarta | ||||||
| Subjects: | Penciptaan dan pengkajian seni | ||||||
| Divisions: | Pascasarjana > S2 Studi Penciptaan dan pengkajian seni | ||||||
| Depositing User: | Huli Carina Br. Pelawi | ||||||
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 04:15 | ||||||
| Last Modified: | 15 Jan 2026 06:49 | ||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/22956 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
