Fungsi Tari Ngarang dalam Upacara Ritual Belian Di Desa Pait Kabupaten Paser

Runiati, 1310026411 (2017) Fungsi Tari Ngarang dalam Upacara Ritual Belian Di Desa Pait Kabupaten Paser. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (930kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (903kB) | Preview
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Video (DOKUMENTASI)
KARYA.avi
Restricted to Repository staff only

Download (2GB) | Request a copy
[img] Other (DOKUMENTASI FOTO)
DOKUMENTASI FOTO.rar
Restricted to Repository staff only

Download (29MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
JURNAL (Naskah Publikasi).pdf

Download (4MB) | Preview
Official URL: http://lib.isi.ac.id

Abstract

Paser memiliki kesenian atau tari-tarian yang melekat dengan tradisi atau adat istiadatnya. Masyarakat Paser sebagian besar masih mempercayai adanya kekuatan gaib, roh-roh leluhur dan spiritual. Kepercayaan itu masih sangat dijaga hingga sekarang. Maka dari itu terkadang masih diadakan upacara pada saat pembukaan lahan untuk bercocok tanam, dengan tujuan agar tanaman tidak terganggu oleh hama-hama yang akan mengganggu kesuburan tanaman. Upacara juga dilakukan untuk mensucikan diri dari penyakit, serta gangguan dari roh-roh halus, upacara ini disebut Belian. Belian merupakan upacara ritual yang dipercaya oleh masyarakat setempat secara turun temurun mempunyai kekuatan gaib, roh-roh nenek moyang para leluhur akan hadir dalam upacara ritual tersebut. Terkait dengan upacara ritual Belian, di dalamnya terdapat kesenian atau tarian yang selalu melekat pada upacara ritual tersebut. Tarian yang selalu melekat pada upacara ritual yang dimaksud ialah tari Ngarang. Tari ngarang bisa ditarikan lebih dari satu orang. Namun demikian dalam penelitian ini penari berjumlah satu orang. Tarian dibawakan oleh seorang laki-laki yang bernama Bintar. Selain sebagai penari, ia juga merupakan tokoh yang penting dalam upacara ritual belian yang disebut sebagai mulung. Gerak tari cenderung dinamis, monoton serta tidak memiliki koreografi yang pakem. Penari menari sambil berjalan ke segala arah, terkadang diselingi duduk. Tarian ini lebih banyak bergerak pada bagian tangan. Pada pergelangan tangan terdapat properti tari sekaligus media penyampaian doa yang disebut gitang. Tarian disertai dengan soyong dari mulung itu sendiri. Soyong merupakan mantra-mantra percakapan dengan makhluk gaib yang berisikan doa-doa kebaikan dan keselamatan. Tarian yang bersifat tari upacara untuk kesembuhan ini haruslah ditarikan oleh mulung sendiri. ketika tidak ada mulung maka tidak ada pula tarian ngarang. Kedua hal ini harus ada, agar supaya upacara ritual belian terlaksana dan apa yang diinginkan dapat tersampaikan. Tulisan ini membahas tentang fungsi tari ngarang dalam upacara ritual belian, yang ada di desa Pait Kecamatan Longikis Kabupaten Paser. Fungsi tarian dalam upacara ritual belian tentu saja menjadi titik fokus atau pokok pembahasan dalam penelitian ini. Upacara belian diselenggarakan dalam rangka bentuk ucapan syukur dan bayar hajat atas kesembuhan yang diperoleh. Memahami permasalahan fungsi, pada hakekatnya akan menunjuk pada bentuk yang disajikan, peralatan apa saja yang digunakan, serta mitos dan hal-hal magis yang terkandung dalam kehadiran upacara ritual belian tersebut yang menjadi satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan. Kata Kunci : Tari Ngarang, Fungsi, Upacara Ritual Belian.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Dosen Pembimbing: Sumaryono; A.M. Hermien Kusmayati
Uncontrolled Keywords: Tari Ngarang, Fungsi, Upacara Ritual Belian
Subjects: Tari > Pengkajian Tari
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Tari > Seni Tari (Pengkajian)
Depositing User: samiyati SM samiyati
Date Deposited: 26 Sep 2017 07:23
Last Modified: 26 Sep 2017 07:23
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/2302

Actions (login required)

View Item View Item