Refleksi Rupa Jiwa

Rosinta Totoatmojo, Mila (2013) Refleksi Rupa Jiwa. Masters thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
mila rosinta 2013 FULL TEKS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (33MB)
[img] Text
mila rosinta 2013 BAB 1.pdf

Download (3MB)
[img] Text
mila rosinta 2013 BAB 5.pdf

Download (474kB)

Abstract

Pada era kemajuan teknologi dan komunikasi yang begitu pesat, manusia berada dalam dunia yang dirasa semakin mengecil, seakan tidak ada lagi batas ruang dan waktu. Kesadaran kita dihimpit segala sesuatu yang semakin mendekat, dan digiring untuk bertindak segera, cepat, dan instan. Dunia seakan seperti dilipat atau dikompres. Manusia melakukan sesuatu dengan memaksakan dirinya secara meminimalkan kualitas. Apa yang dilakukannya telah kehilangan pemaknaan yang mendalam. Akibatnya manusia kehilangan peran-peran dirinya secara personal (refleksi diri) dan sosial (refleksi sosial). Karya tari ini berangkat dari kebiasaan merefleksi diri di depan cermin.Dalam proses panggarapan karya ini, landasan penciptaan yang digunakan adalah Kreativitas dan Koreografi. Pendekatan Kreativitas digunakan karena penciptaan karya seni tidak lepas dari proses berfikir dan bekerja secara kreatif, melalui pendekatan inilah cara berfikir dan bekerja secara kreatif itu akan dibangun. Pendekatan kedua adalah Koreografi, yang digunakan sebagai landasan dalam mencipta estetika tari yang meliputi gerak tubuh, komposisi, kesatuan dan harmoni, serta aspek-aspek laku dan visual lainnya. Karya “Refleksi Rupa Jiwa” merupakan eksplorasi jiwa manusia dalam mengampu kebutuhannya pada aspek pribadi dan sosial. Aktualisasi yang muncul merupakan hasil refleksi atas kebutuhan diri sekaligus sosial, yaitu hasil dialektika atas keduanya.Senada dengan Sigmund Freud dalam membagi jiwa manusia atasid, ego, dan superego,maka pada refleksi diri manusia akan menemukan identitas asli dirinya dalam memenuhi kebutuhan diri atas dasar kepuasan dan nafsu. Dalam refleksi sosial manusia dihadapkan pada kenyataan hidup yang dialami seperti:hubungansosial, etika, norma, dan agama,yang kadang dirasakan telah membelenggunya dalam memenuhi kepuasan dan nafsu. Keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan diri dengan kebutuhan umum pada lingkup sosial menghasilkan nilai moral atau dalam konsepsuper egodisebut sebagai hati nurani.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK
Rosinta Totoatmojo, Milanim1120508411
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
ContributorMartono, Hendronidn0027025902
Department: KODEPRODI91101#PENCIPTAAN DAN PENGKAJIAN SENI
Uncontrolled Keywords: refleksi diri, refleksi sosial, dan nilai moral.
Subjects: Tari > Pengkajian Tari
Penciptaan dan pengkajian seni
Divisions: Pascasarjana > S2 Studi Penciptaan dan pengkajian seni
Depositing User: Anugrah Wahid
Date Deposited: 23 Feb 2026 07:49
Last Modified: 23 Feb 2026 07:49
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/23114

Actions (login required)

View Item View Item