Wibono, Joanes Catur
(2025)
Napak Tilas Pada Dalem Sang Kristus "Sang Panebus".
[Video]
Full text not available from this repository.
(
Request a copy )
Abstract
Karya pertunjukan drama refleksi Kisah Sengsara Tuhan Yesus dengan judul “Sang Panebus” merupakan karya kolaborasi (Teater, Tari, Karawitan dan Pedalangan) yang dilakukan oleh beberapa mahasiswa Fakultas Seni Pertunjukan ISI Yogyakarta dengan OMK (Orang Muda Katolik) Paroki Pugeran Yogyakarta. Karya pertunjukan ini digelar sebagai bentuk kerjasama antara KMK (Keluarga Mahasiswa Katolik) ISI Yogyakarta dengan Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Pugeran dalam rangka mengenang kisah sengsara Tuhan Yesus di hari raya Jumat Agung, sehingga dengan pertunjukan karya ini dapat semakin dipahami dan dihayati nilai-nilai keimanan oleh umat katolik sebagai penikmatnya. Bentuk kolaboratif karya pertunjukan drama refleksi Kisah Sengsara Tuhan Yesus dengan judul “Sang Panebus” dipilih dengan pertimbangan mengakomodasi potensi-potensi yang dimiliki oleh OMK Paroki Pugeran dan KMK ISI Yogyakarta. Dengan karya ini para mahasiswa dapat mengaplikasikan pengetahuan dan ketrampilan yang telah diperoleh di ruang kuliah, sedangkan bagi OMK karya ini sebagai ajang untuk pengembangan bakat dan ketrampilan yang dimilikinya. Bentuk kerja kolaborasi ini dipilih juga sebagai bentuk edukasi untuk menginternalisasi pendidikan karakter kepada anak-anak agar kelak dapat berkembang secara baik, utuh, dan menyeluruh. Karya ini juga sebagai bentuk luaran dari program pendampingan secara optimal dalam upaya pengembangan bakat atau talenta yang dimiliki OMK Paroki Pugeran di bidang seni pertunjukan, khususnya seni teater, tari dan karawitan. Setiap anak memiliki bakat atau talenta. Untuk itu perlu digali dan diasah sehingga dapat berkembang maksimal serta memengaruhi keberhasilan hidupnya kelak. Setiap anak memiliki bakat yang berbeda-beda. Misalnya ada yang berpotensi di bidang seni seperti bermain drama/teater, menari, bermain gamelan, menyanyi dan sebagainya. Perlu diketahui bahwa anak sesungguhnya multitalenta. Anak tidak hanya memiliki satu bakat, akan tetapi ada potensi-potensi lain yang perlu juga dikembangkan
Actions (login required)
 |
View Item |