Representasi Maskulinitas Dalam Perspektif Female Gaze Pada Gesain Karakter Game Love And Deepspace

Devy, Berliana Putri (2026) Representasi Maskulinitas Dalam Perspektif Female Gaze Pada Gesain Karakter Game Love And Deepspace. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
Berliana Putri Devy_2026_FULL TEKS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (8MB) | Request a copy
[img] Text
Berliana Putri Devy_2026_BAB I.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Berliana Putri Devy_2026_BAB PENUTUP.pdf

Download (629kB)
[img] Text
Berliana Putri Devy_2026_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text
Berliana Putri Devy_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf

Download (763kB)
Official URL: https://lib.isi.ac.id/

Abstract

Perkembangan otome game sebagai media yang menargetkan audiens perempuan menghadirkan konstruksi maskulinitas melalui desain karakter yang dirancang untuk memenuhi fantasi dan kebutuhan emosional pemain. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi representasi maskulinitas yang dibangun dalam desain karakter Sylus dan Rafayel melalui perspektif female gaze. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan metode analisis visual Manga Matrix dari Tsukamoto. Kajian ini dilandasi oleh teori Maskulinitas yang dikembangkan Connell untuk menganalisis konstruksi gender dan teori Female Gaze oleh Brey dan Soloway sebagai interpretasi pemain perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi visual, studi literatur, dan wawancara mendalam dengan 11 pemain perempuan aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa maskulinitas direpresentasikan secara berbeda pada kedua karakter. Sylus mengejawantahkan maskulinitas hegemonik melalui desain fisik yang atletis, garis visual tajam, palet warna gelap, serta kepribadian yang dominan dan protektif. Sementara itu, Rafayel merepresentasikan maskulinitas alternatif melalui proporsi tubuh yang ramping, bentuk visual melengkung, palet warna cerah, dan kepribadian yang ekspresif, emosional, serta rentan. Melalui female gaze, pemain tidak hanya merespons daya tarik visual, tetapi lebih mendalam menilai kompleksitas psikologis dan potensi hubungan emosional dengan karakter. Sylus memenuhi kebutuhan akan rasa aman dan stabilitas, sedangkan Rafayel memenuhi kebutuhan akan keintiman, pemahaman, dan ekspresivitas bersama. Female gaze dalam konteks otome game bersifat pluralistik dan reflektif, mampu mengapresiasi berbagai bentuk maskulinitas. Representasi maskulinitas yang berhasil adalah yang koheren antara elemen visual, kepribadian, dan narasi, sehingga membuka ruang bagi pemain untuk terlibat secara emosional dan interpretatif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK
Devy, Berliana Putrinim2112808024
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
ContributorHarsanto, Prayanto Widyonidn0011026307
ContributorTaju, Fransisca Sherlynidn0015029006
Department: KODEPRODI90241#DESAIN KOMUNIKASI VISUAL
Uncontrolled Keywords: Female Gaze, Maskulinitas, Desain Karakter, Otome Game, Love and Deepspace, Manga Matrix
Subjects: Disain > Disain Komunikasi Visual
Divisions: Fakultas Seni Rupa > Jurusan Disain > Disain Komunikasi Visual
Depositing User: BERLIANA PUTRI DEVY
Date Deposited: 28 Apr 2026 01:23
Last Modified: 28 Apr 2026 01:23
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/23190

Actions (login required)

View Item View Item