Clairine Ardelia Putri, Monica (2026) Bentuk Penyajian Tari Nong Anggrek Sebagai Hasil Akulturasi Budaya. Skripsi thesis, ISI Yogyakarta.
|
Text
Monica Clairine Ardelia Putri_2026_FULL TEXT.pdf.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text
Monica Clairine Ardelia Putri_2026_BAB I.pdf.pdf Download (854kB) |
|
|
Text
Monica Clairine Ardelia Putri_2026_BAB IV.pdf.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Monica Clairine Ardelia Putri_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf.pdf Restricted to Repository staff only Download (104kB) | Request a copy |
Abstract
Tari Nong Anggrek merupakan jenis tari kreasi baru yang ditarikan secara kelompok oleh penari perempuan berjumlah ganjil, diciptakan pada tahun 2013 oleh Sherly Fatmarita dengan beberapa seniman lainnya. Terciptanya Tari Nong Anggrek berdasarkan perintah dari pemerintah Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) yang membutuhkan tari persembahan, dengan merepresentasikan visual keindahan alam Kota Tangerang Selatan. Sebagai DOB yang multikultural, Kota Tangerang Selatan menjadi titik temu berbagai etnis yang terdiri dari etnis Betawi berdasarkan letak geografis dan migrasi masyarakat dari Batavia, etnis Sunda pengaruh dari kesultanan Banten, serta etnis Tionghoa yang telah hadir pada tahun 1407 di wilayah Tangerang. Penelitian ini menggunakan teori akulturasi oleh koentjaraningrat yang mengupas bagaimana cara dan dalam keadaan apa suatu wilayah dimasuki pengaruh kebudayaan, berpengaruh kepada unsur-unsur asing yang diambil kemudian diolah oleh kebudayaan suku-suku bangsa. Bentuk akulturasi dipecahkan melalui 3 wujud kebudayaan untuk mencermati proses akulturasi dalam wujud kebudayaan pada karya tari Nong Anggrek. Unsur maupun elemen tari yang saling bersangkutan dengan ketiga wujud kebudayaan tersebut antara lain judul tari, tema tari, jenis tari, gerak tari, iringan tari, rias dan kostum, penari, dan ruang tari. Hasil dari kajian ini berfokus pada bentuk akulturasi akan perpaduan budaya oleh 3 etnis berdasarkan wujud kebudayaan tari Nong Anggrek, menunjukkan adanya filosofis secara ide gagasan serta norma tari Nong Anggrek pada wujud ide; pola interaksi koreografer, pola aktivitas penciptaan serta fungsi tari Nong Anggrek pada wujud aktivitas; bentuk akulturasi melalui perpaduan budaya dari 3 etnis yang mendiami wilayah Kota Tangerang Selatan secara nyata pada wujud fisik. Tata busana adaptasi dari busana tari Topeng Betawi dipadukan dengan elemen busana etnis Tionghoa, iringan tari Gambang Kromong dengan alat musik yang telah terakulturasi oleh etnis Sunda, Betawi, Tionghoa, dan Melayu. Bentuk gerak tari, berpijak pada gerak tari Betawi berdasarkan eksplorasi penata tari sebagai seniman Betawi terhadap keindahan flora sebagai tema dalam tarian ini.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI91231#TARI | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Tari Nong Anggrek, Akulturasi, Wujud Kebudayaan. | |||||||||
| Subjects: | Tari > Pengkajian Tari | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Tari > Seni Tari (Pengkajian) | |||||||||
| Depositing User: | Monica Clairine Ardelia Putri | |||||||||
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 06:57 | |||||||||
| Last Modified: | 17 Jun 2026 06:57 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/23294 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
