Teknik Sikap dan Gerak dalam Tari Kebyar Duduk pada Gaya Blangsinga: Studi Kinesiologi

Tirta Baira Pusparini, Ni Made (2026) Teknik Sikap dan Gerak dalam Tari Kebyar Duduk pada Gaya Blangsinga: Studi Kinesiologi. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
Ni Made Tirta Baira Pusparini_2026_FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[img] Text
Ni Made Tirta Baira Pusparini_2026_BAB PENUTUP.pdf

Download (226kB)
[img] Text
Ni Made Tirta Baira Pusparini_2026_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (886kB) | Request a copy
[img] Text
Ni Made Tirta Baira Pusparini_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (304kB) | Request a copy
[img] Text
Ni Made Tirta Baira Pusparini_2026_BAB 1.pdf

Download (927kB)
Official URL: https:// lib.isi.ac.id

Abstract

Penelitian ini mengkaji teknik sikap dan gerak dalam tari Kebyar Duduk pada gaya Blangsinga dengan menggunakan konsep Tri Angga dan pendekatan kinesiologi. Tari Kebyar Duduk merupakan salah satu tari Bali yang diciptakan oleh I Ketut Marya (I Marya) pada tahun 1925. Tarian ini dikembangkan lebih lanjut oleh Ida Bagus Oka Wirjana yang kini dikenal dengan gaya Blangsinga, lalu menjadi gaya tersendiri. Fokus penelitian ini adalah kompleksitas teknik gerak dalam tari yang mencakup koordinasi gerak kaki, tangan, torso, dan ekspresi wajah secara terpadu dalam posisi duduk yang melibatkan kekuatan dan keserasian pada kekuatan otot yang tepat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan dua kerangka teoretis utama, yaitu konsep Tri Angga dari estetika tari Bali yang membagi tubuh menjadi tiga bagian (utama angga, madya angga, dan nista angga), serta pendekatan kinesiologi tari menurut Karen Clippinger (2007) yang menganalisis mekanisme kerja sendi, otot, dan koordinasi saraf dan otot. Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi foto serta video. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik sikap dan gerak dalam tari Kebyar Duduk sangat bergantung pada stabilitas otot inti (core muscle), koordinasi sendi panggul-tungkai-pergelangan kaki, serta distribusi berat badan yang presisi. Sintesis antara konsep Tri Angga dan kinesiologi mengungkapkan bahwa pencapaian estetis dalam tari ini pada dasarnya merupakan hasil dari integrasi seluruh sistem tubuh yang bekerja secara menyeluruh.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK
Tirta Baira Pusparini, Ni Madenim2212024011
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
ContributorMartiara, Rinanidn0006036609
ContributorPrakasiwi, Galihnidn0003059209
Department: KODEPRODI91211#SENITARI
Uncontrolled Keywords: Kebyar Duduk, Teknik Sikap dan Gerak, Kinesiologi.
Subjects: Tata kelola seni
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Tari > Seni Tari (Pengkajian)
Depositing User: Ni Made Tirta Baira Pusparini
Date Deposited: 18 Jun 2026 06:26
Last Modified: 18 Jun 2026 06:26
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/23311

Actions (login required)

View Item View Item