Maulana, Galuh (2026) Penerapan Teknik Half Tounge Dan Superimposed Pentatonic Dalam Improvisasi Saksofon Tenor Pada Lagu “So What” Karya Miles Davis. Diploma thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Galuh Maulana_2026_FULL TEXT.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
Galuh Maulana_2026_BAB I.pdf Download (939kB) |
|
|
Text
Galuh Maulana_2026_BAB V.pdf Download (256kB) |
|
|
Video
GALUH MAULANA_2020_KARYA.mov Restricted to Repository staff only Download (43MB) | Request a copy |
|
|
Text
FORM-PERNYATAAN-PERSETUJUAN-PUBLIKASI-GALIH MAULANA.pdf Restricted to Repository staff only Download (267kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan teknik half tongue dan pendekatan superimposed pentatonic dalam improvisasi saksofon tenor pada lagu So What karya Miles Davis. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya eksplorasi teknik half tongue dalam praktik permainan saksofon tenor, serta kecenderungan pemain improvisasi yang lebih banyak menggunakan pendekatan pentatonik konvensional dibandingkan superimposed pentatonic. Sementara, kedua pendekatan tersebut memiliki potensi dalam memperkaya artikulasi, warna bunyi dan eksplorasi harmonik dalam improvisasi jazz modal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, observasi, wawancara dengan pemain saksofon dan musisi jazz, serta praktik musikal melalui proses eksplorasi improvisasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dengan mendialogkan hasil wawancara terhadap teori dan penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik half tongue merupakan teknik artikulasi yang dilakukan tanpa mematikan getaran reed secara penuh sehingga menghasilkan karakter bunyi yang lebih halus dengan efek mute ringan. Teknik ini efektif untuk memperjelas aksen, memperkaya variasi artikulasi serta meningkatkan ekspresi dalam improvisasi jazz modal. Sementara itu, pendekatan superimposed pentatonic dipahami sebagai teknik meng-overlay tangga nada pentatonik di luar akor dasar untuk menciptakan tensi dan warna harmonik baru. Keberhasilan pendekatan ini tidak hanya ditentukan oleh pemahaman teori tetapi juga oleh kemampuan membentuk frase (phrasing) dan penempatan waktu (timing) dalam improvisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa improvisasi jazz yang efektif tidak hanya ditentukan oleh pemilihan nada dan harmoni tetapi juga oleh pengolahan artikulasi, frase dan timing dalam permainan musikal. Kata kunci: half tongue, superimposed pentatonic, improvisasi jazz, saksofon tenor, So What
| Item Type: | Thesis (Diploma) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI91321#PENYAJIAN MUSIK | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | half tongue, superimposed pentatonic, improvisasi jazz, saksofon tenor, So What | |||||||||
| Subjects: | Musik > Penyajian musik (musik pertunjukan dan pop-jazz) | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Musik | |||||||||
| Depositing User: | Galuh Maulana | |||||||||
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 04:24 | |||||||||
| Last Modified: | 18 Jun 2026 04:24 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/23366 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
