Siti Fatimah, Nurul (2026) Panguripan. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Nurul Siti Fatimah-2026_PERNYATAAN-PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (105kB) | Request a copy |
||
|
Text
Nurul Siti Fatimah_2026_BAB 1.pdf Download (778kB) | Preview |
|
|
Text
Nurul SIti Fatimah_2026_BAB PENUTUP.pdf Download (295kB) | Preview |
|
|
Text
Nurul Siti Fatimah_2026_FULL TEKS.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
||
|
Video
watch_si=v_HpLQ7BqHdGDQVv&v=8YSwf_aw_A4&feature=youtu.be Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Karya tari “PANGURIPAN” merupakan karya koreografi kelompok yang menggunakan tipe dramatik sebagai pendekatan utama dalam penyajiannya. Tipe dramatik dipilih karena mampu membangun perjalanan emosi dan konflik secara bertahap, sehingga penonton dapat merasakan perkembangan suasana dari kesuburan, keserakahan, kesengsaraan, hingga munculnya harapan. Pengolahan tujuh penari dalam karya ini tidak hanya berfungsi sebagai kebutuhan komposisi kelompok, tetapi juga menjadi simbol pitulungan yang merepresentasikan harapan dan pertolongan dalam kehidupan. Melalui hubungan antarpenari, pola lantai, dinamika gerak, serta perubahan suasana, karya ini menghadirkan perjalanan dramatik yang menggambarkan hubungan manusia dengan alam dalam siklus panguripan. Dalam proses penciptaannya, karya ini menggunakan metode penciptaan Alma Hawkins yang meliputi tahap eksplorasi, improvisasi, komposisi, evaluasi, dan penyajian. Tahap eksplorasi dilakukan dengan menggali fenomena sosial mengenai alih fungsi lahan dan dampaknya terhadap kehidupan manusia serta alam. Selanjutnya, improvisasi digunakan untuk menemukan kemungkinan gerak yang mampu merepresentasikan makna kesuburan, keserakahan, kesengsaraan, dan harapan. Pada tahap komposisi, seluruh unsur gerak, musik, pola lantai, properti, hingga setting panggung disusun menjadi satu kesatuan dramatik yang utuh. Tahap evaluasi dilakukan untuk meninjau kembali kesesuaian antara konsep dan bentuk penyajian, hingga akhirnya diwujudkan dalam tahap penyajian sebagai pertunjukan yang utuh dan bermakna. Melalui karya tari “PANGURIPAN”, penata ingin menyampaikan pesan kepada penonton bahwa kehidupan manusia dan alam merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan. Kesuburan bumi tidak akan hadir tanpa adanya kesadaran manusia untuk menjaga dan merawatnya. Sebaliknya, keserakahan manusia dapat membawa kehancuran dan kesengsaraan bagi seluruh kehidupan. Karya ini menjadi bentuk refleksi sekaligus pengingat bahwa manusia memiliki tanggung jawab terhadap keberlangsungan alam. Sejalan dengan falsafah Jawa urip iku urup, kehidupan seharusnya mampu memberi cahaya, manfaat, dan keberlangsungan bagi sesama serta lingkungan di sekitarnya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI91231#TARI | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Panguripan, Alih Fungsi Lahan, Keseimbangan Kehidupan, Kesuburan, Refleksi. | |||||||||
| Subjects: | Tari > Penciptaan Tari | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Tari > Seni Tari (Penciptaan) | |||||||||
| Depositing User: | Nurul siti fatimah | |||||||||
| Date Deposited: | 21 Jun 2026 13:30 | |||||||||
| Last Modified: | 22 Jun 2026 03:42 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/23550 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
