"Barang Miring" Penciptaan Karya Komposisi Karawitan Pendekatan Inovasi Organologi Dan Akustika Pada Calung Banyumasan

Maysa Pradita, Agil (2026) "Barang Miring" Penciptaan Karya Komposisi Karawitan Pendekatan Inovasi Organologi Dan Akustika Pada Calung Banyumasan. Skripsi thesis, ISI Yogyakarta.

[img] Text
AGIL MAYSA PRADITA_2026_FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
AGIL MAYSA PRADITA_2026_BAB I.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
AGIL MAYSA PRADITA_2026_BAB V.pdf

Download (733kB) | Preview
[img] Video
WhatsApp Video 2026-06-19 at 15.21.55.mp4
Restricted to Repository staff only

Download (44MB) | Request a copy
[img] Text
20260618020606.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://drive.google.com/drive/folders/1hbGqhZIc4t...

Abstract

Penelitian penciptaan karya karawitan berjudul “Barang Miring” ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses inovasi organologi dan akustika pada instrumen Calung Banyumasan serta mengidentifikasi cara garap komposisinya. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah karakteristik bunyi Calung Banyumasan konvensional yang cenderung tajam (bright) dengan durasi bunyi (sustain) yang pendek, sehingga diperlukan inovasi untuk menghasilkan kualitas suara yang lebih soft, gebyar, dominan bas (andhap), serta memiliki gaung yang lebih panjang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan metode practice-led research (penelitian berbasis praktik) yang meliputi tahapan aksi (pembuatan), refleksi (evaluasi), dan revisi desain. Landasan teori yang digunakan mencakup konsep organologi dari Mantle Hood dan Margaret Kartomi untuk membedah struktur fisik instrumen, Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi organologi berhasil diwujudkan melalui penciptaan instrumen baru yang disebut Calung Kawak, yang menggabungkan karakteristik fisik Calung Banyumasan dengan kemegahan Jegog Bali. Inovasi akustika dilakukan dengan penggunaan material bambu petung berdiameter besar untuk register nada rendah Kesimpulannya, melalui pendekatan inovasi organologi dan akustika, keterbatasan material bambu dalam menghasilkan sustain dapat diatasi tanpa menghilangkan estetika tradisionalnya. Karya ini memberikan kontribusi baru dalam ranah musik bambu melalui eksplorasi laras barang miring (minir) dan pengembangan teknik rancang bangun instrumen yang lebih modern dan fungsional. Kata kunci: Calung Banyumasan, Organologi, Barang Miring, Komposisi karawitan, Inovasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK/NUPTK
Maysa Pradita, Agilnim2210929012
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK/NUPTK/NIM/NIP
ContributorRaharja, Raharjanidn0003027004
ContributorSuneko, Anonnidn0002118110
ContributorUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Department: KODEPRODI91211#SENIKARAWITAN
Uncontrolled Keywords: Calung Banyumasan, Organologi, Barang Miring, Komposisi karawitan, Inovasi.
Subjects: Karawitan
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Karawitan
Depositing User: Agil Maysa Pradita
Date Deposited: 22 Jun 2026 01:20
Last Modified: 22 Jun 2026 01:20
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/23615

Actions (login required)

View Item View Item