Pengaruh Tingkat Kekuatan Karakter Interior Berornamen Tradisional Terhadap Pengenalan Identitas Daerah Yogyakarta

R.A. Dian Ayu Ekowati, 021 1267 023 (2007) Pengaruh Tingkat Kekuatan Karakter Interior Berornamen Tradisional Terhadap Pengenalan Identitas Daerah Yogyakarta. Skripsi thesis, Desain Interior ISI Yogyakarta.

[img] Text
39-1.pdf

Download (6MB)
[img] Text
39-2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)
[img] Text
39-3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)
[img] Text
39-4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
39-5.pdf

Download (1MB)
[img] Text
39-lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

Hotel adalah sarana yang tepat untuk menerapkan ornamen tradisional yang mencerrninkan identitas daerah Yogyakarta. Seperti halnya hotel di Daerah Istimewa Yogyakarta yang menerapkan ornamen tradisional untuk menciptakan suasana kedaerahan dimana hotel tersebut berada. Namun desain interior yang bagaimanakah agar dapat tercipta suasana daerah yang kuat akan identitasnya. Penelitian eksperimen ini bertujuan mendapatkan gambaran interior yang memiliki identitas daerah kuat, yaitu dengan membuat simulasi visual yang diwujudkan dalam bentuk model tga dimensi (3D) interior lobi hotel berornamen tradisional daerah Yogyakarta. Model desain yang diujikan terdiri dari tiga macam yaitu model desain dengan stimulus kuat (X1), model desain dengan stimulus lemah (X2) dan model desain yang berfungsi sebagai variabel kontrol (X3). Metode analisis data yang digunakan adalah uji-t, yaitu untuk mengetahui nilai mean pada masing-masing model desain dan mengetahui perbedaan tingkat signikansi antar model desain. Penelitian eksperimen ini melibatkan 100 mahasiswa non-asli daerah Yogyakarta yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model desain dengan stimulus kuat memiliki nilai mean yang lebih tinggi yaitu 6.27 dibandingkan model desain dengan stimulus lemah (4.67) dan model desain yang berfungsi sebagai variabel kontrol (3.04). Sedangkan perbedaan nilai mean antara model desain satu dengan yang lainnya sangat signikan yaitu mencapai skor 0.00. Dari penelitian ini diketahui bahwa desain lobi berornamen tradisional yang memiliki identitas daerah kuat akan semakin dikenali identitasnya oleh orang awam, sehingga dapat dikatakan bahwa model desain dengan stimulus kuat merupakan gambaran desain yang memiliki identitas daerah kuat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Disain > Disain Interior
Divisions: Fakultas Seni Rupa > Jurusan Disain > Disain Interior
Depositing User: IH Nurcahyadi Nurcahyadi
Date Deposited: 07 Nov 2014 04:21
Last Modified: 07 Nov 2014 04:21
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/240

Actions (login required)

View Item View Item