Implementasi Triple Bottom Line Dalam Pemilihan Bahan Baku Dalam Pengelolaan Limbah Pada Batik Kalimasada

Noor Azzahra Herdyhanto, Kendra (2026) Implementasi Triple Bottom Line Dalam Pemilihan Bahan Baku Dalam Pengelolaan Limbah Pada Batik Kalimasada. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
KENDRA NOOR AZZAHRA H_2026_FULL TEKS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
KENDRA NOOR AZZAHRA H_2026_BAB I.pdf

Download (847kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KENDRA NOOR AZZAHRA H_2026_BAB PENUTUP.pdf

Download (388kB) | Preview
[img] Text
FORM-PERNYATAAN-PERSETUJUAN-PUBLIKASI-rev2024.pdf

Download (61kB)
Official URL: http://lib.isi.ac.id

Abstract

Industri batik merupakan salah satu subsektor kriya yang membantu perkembangan perekonomian nasional sekaligus pelestarian seni budaya. Namun, di balik proses produksi batik ternyata menyimpan potensi dampak negatif yang memengaruhi aspek sosial, lingkungan, serta ekonomi. Dampak negatif dari produksi itu dapat dilihat dari tahap awal atau bagian input produksi yaitu pemilihan bahan baku dan juga bagian output yaitu bagaimana perusahaan industri batik mampu mengelola pembuangan limbah yang dihasilkan dari proses produksi. Penelitian bertujuan untuk menganalisis praktik pemilihan bahan baku dan pengelolaan limbah pada UMKM Batik Kalimasada di Wonogiri melalui kerangka kerja Triple Bottom Line yang mencakup pilar planet, people, dan profit. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif studi kasus serta pengumpulan data yang dilakukan dengan cara observasi dan wawancara bersama Dian Nugroho selaku pemilik dan pengelola Batik Kalimasada. Analisis data dilakukan dengan cara mengkaji dan membandingkan keadaan di lapangan dengan teori Triple Bottom Line sebagai landasan utama lalu dilengkapi dengan teori Produksi Bersih untuk mengevaluasi praktik pemilihan bahan baku serta pengelolaan limbah pada industri batik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Triple Bottom Line di Batik Kalimasada belum mencapai titik keseimbangan yang ideal. Masih terdapat gesekan kepentingan yang signifikan antar pilar, di mana pilar ekonomi (profit) masih mendominasi perusahaan untuk menjaga stabilitas usaha. Dominasi pilar ekonomi (profit) menyebabkan pilar lingkungan (planet) dan pilar sosial (people) belum terintegrasi secara menyeluruh, terutama dalam penggunaan bahan baku sintetis dan pemenuhan standar keselamatan kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bagi UMKM, stabilitas ekonomi masih menjadi prioritas utama sebelum mampu menyeimbangkan seluruh dimensi keberlanjutan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK/NUPTK
Noor Azzahra Herdyhanto, Kendranim2110255026
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK/NUPTK/NIM/NIP
ContributorKholid Arif Rozaq, Muhammadnidn0021057606
ContributorPradita Putra, Trisnanidn0005108608
Department: 90302#TATA KELOLA SENI
Uncontrolled Keywords: Batik, Triple Bottom Line, Pemilihan Bahan Baku, Pengelolaan Limbah, UMKM.
Subjects: Tata kelola seni
Divisions: Fakultas Seni Rupa > Jurusan Tata Kelola Seni
Depositing User: Ms. Kendra Noor Azzahra Herdyhanto
Date Deposited: 23 Jun 2026 02:44
Last Modified: 23 Jun 2026 02:44
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24010

Actions (login required)

View Item View Item