Penciptaan Naskah Drama No'an Doan Berdasarkan Sengketa Tanah dan Perang di Adonara Barat

Yulius Makin, Hendrikus (2026) Penciptaan Naskah Drama No'an Doan Berdasarkan Sengketa Tanah dan Perang di Adonara Barat. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
Hendrikus Yulius Makin_2026_FULL TEXT.pdf.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
Hendrikus Yulius Makin_2026_BAB I.pdf.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Hendrikus Yulius Makin_2026_BAB PENUTUP.pdf.pdf

Download (216kB)
[img] Text
Hendrikus Yulius Makin_2026_LAMPIRAN.pdf.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (581kB) | Request a copy
[img] Text
Hendrikus Yulius Makin_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (257kB) | Request a copy
Official URL: https://lib.isi.ac.id

Abstract

Penciptaan naskah drama No‟an Doan dilatarbelakangi oleh konflik sengketa tanah adat dan perang antara masyarakat Desa Ilepati dan Bugalima di Adonara Barat, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Konflik tersebut tidak hanya berkaitan dengan perebutan wilayah secara fisik, tetapi juga menyangkut identitas budaya, hak ulayat, martabat, dan kepercayaan kosmologis masyarakat Ilepati yang memandang tanah sebagai simbol perempuan atau ibu. Penciptaan karya ini bertujuan menghadirkan realitas konflik sengketa tanah dan perang sekaligus menyingkap keabsahan sejarah tanah ulayat dan mendorong perhatian pihak-pihak terkait dalam penyelesaian konflik. Penelitian ini menggunakan teori konflik sosial Lewis Alfred Coser, teori sosiologi Emile Durkheim, antropologi budaya, serta teori simbol, ritual, dan liminalitas Victor Turner untuk memahami nilai-nilai budaya masyarakat Ilepati dan Bugalima. Metode penciptaan menggunakan teori proses kreatif Graham Wallas yang meliputi tahap persiapan, inkubasi, iluminasi, dan verifikasi. Sementara itu, penciptaan struktur dramatik menggunakan teori Lajos Egri mengenai premis, perkembangan karakter, dan konflik dramatik. Hasil penciptaan menunjukkan bahwa konflik tanah adat dalam masyarakat Lamaholot memiliki dimensi sosial, budaya, simbolik, dan spiritual yang sangat kuat. Tanah dipandang sebagai sumber kehidupan, identitas, serta kehormatan kolektif masyarakat adat. Melalui naskah drama No‟an Doan, konflik sosial direpresentasikan sebagai pertarungan nilai, kekuasaan, dan martabat manusia dalam mempertahankan hak ulayat serta identitas budaya mereka.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK/NUPTK
Yulius Makin, Hendrikusnim1911041014
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK/NUPTK/NIM/NIP
ContributorYuliadi, Koesnidn0022076805
ContributorSumarno, Ranonidn0008038004
Department: KODEPRODI91251#TEATER
Uncontrolled Keywords: Naskah drama, sengketa tanah, perang, identitas sosial-budaya, ibu.
Subjects: Teater > Penciptaan (penyutradaraan, penataan artistik, penulisan naskah,pemeranan)
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Teater
Depositing User: Hendrikus Yulius Makin
Date Deposited: 23 Jun 2026 06:48
Last Modified: 23 Jun 2026 06:48
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24197

Actions (login required)

View Item View Item