Farabi Dante, Ibnu (2026) Praktik Cross Gender K-Pop Dance Cover Di Kota Samarinda: Bentuk Pertunjukan Dan Negosiasi Gender Melalui Tubuh. Masters thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Ibnu Farabi Dante_2026_FULL TEXT.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text
Ibnu Farabi Dante_2026_BAB I.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Ibnu Farabi Dante_2026_BAB PENUTUP.pdf Download (264kB) |
|
|
Text
Ibnu Farabi Dante_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (392kB) | Request a copy |
Abstract
Fenomena cross gender dalam praktik K-Pop dance cover menjadi salah satu bentuk perkembangan budaya populer yang memperlihatkan pertemuan antara ekspresi seni, tubuh, dan konstruksi sosial gender. Di Kota Samarinda, praktik cross gender K-Pop dance cover berkembang di tengah kondisi sosial yang masih dipengaruhi norma budaya dan keagamaan yang cenderung konservatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bentuk pertunjukan cross gender K-Pop dance cover di Kota Samarinda serta memahami bagaimana praktik tersebut menjadi ruang negosiasi identitas dan ekspresi tubuh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di Kota Samarinda dengan fokus pada grup Artemist yang berada di bawah naungan komunitas Ruby Entertainment. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori bentuk pertunjukan tari dari Y. Sumandiyo Hadi serta teori performativitas gender Judith Butler sebagai landasan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pertunjukan cross gender K-Pop dance cover pada grup Artemist dibangun melalui unsur koreografi, gestur, pola gerak, ekspresi tubuh, kostum, dan elemen visual yang direproduksi dari girl group K-Pop dengan beberapa penyesuaian terhadap konteks sosial lokal. Tubuh dalam praktik pertunjukan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai media artistik, tetapi juga menjadi ruang representasi dan negosiasi gender. Praktik cross gender memperlihatkan bahwa gender diproduksi melalui tindakan dan ekspresi tubuh yang dilakukan secara berulang, sehingga menunjukkan bahwa identitas gender bersifat dinamis dan dapat dinegosiasikan. Di sisi lain, praktik ini juga memperlihatkan adanya tarik-menarik antara keinginan berekspresi dengan tuntutan norma sosial masyarakat yang melahirkan berbagai bentuk penerimaan maupun stigma.
| Item Type: | Thesis (Masters) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Department: | KODEPRODI81201#SENIMAGISTER | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | cross gender, K-Pop dance cover, bentuk pertunjukan, performativitas gender, negosiasi gender | ||||||
| Subjects: | Tari > Pengkajian Tari Tari > Penciptaan Tari |
||||||
| Divisions: | Pascasarjana > S2 Studi Penciptaan dan pengkajian seni | ||||||
| Depositing User: | Ibnu Farabi Dante | ||||||
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 03:24 | ||||||
| Last Modified: | 25 Jun 2026 03:41 | ||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24328 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
