Eksplorasi Indikasi Geografis Dalam Strategi Pemasaran Studi Kasus Batik Wonogiri

Nugroho, Dian (2026) Eksplorasi Indikasi Geografis Dalam Strategi Pemasaran Studi Kasus Batik Wonogiri. Masters thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
DIAN NUGROHO_2026_FULL TEKS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy
[img] Text
DIAN NUGROHO_2026_BAB I.pdf

Download (1MB)
[img] Text
DIAN NUGROHO_2026_PENUTUP.pdf

Download (679kB)
[img] Text
DIAN NUGROHO_2026_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text
DIAN NUGROHO_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN_PUBLIKASI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (326kB) | Request a copy
Official URL: https://lib.isi.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari bagaimana pemanfaatan Indikasi geografis dalam merumuskan strategi pemasaran Batik Wonogiri. Meskipun telah memiliki sertifikat indikasi geografis resmi yang memvalidasi keunikan motif "remekan" dan nilai historisnya, terdapat kesenjangan antara potensi legalitas dengan realitas komersial di lapangan. Perajin masih terjebak pada persaingan pasar massal yang rentan terhadap perang harga melawan produk batik printing. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus tunggal (single case study). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pengurus Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) dan pemangku kebijakan daerah (Bapperida, Disperindag, Disporapar), dipadukan dengan observasi partisipatif serta analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi indikasi geografis memerlukan transformasi strategi pemasaran. Perajin harus beralih menuju segmentasi mikro berbasis preferensi nilai yang membidik pasar kelas atas (premium) secara customer-centric. Positioning produk dikonstruksi melalui jaminan mutu indikasi geografis dan strategi penceritaan narasi (storytelling) yang otentik untuk menjustifikasi penetapan harga premium (value-based pricing). Selanjutnya, implementasi bauran pemasaran lanjutan menuntut standardisasi pelabelan visual pada fisik produk, distribusi omnichannel (galeri fisik dan virtual), komunikasi pemasaran terintegrasi, serta penjagaan nilai asli pada proses produksi buatan tangan. Kesimpulannya, sertifikat indikasi geografis harus dikonversi dari sekadar dokumen perlindungan administratif menjadi instrumen nilai ekonomi strategis melalui sinergi place marketing (pemasaran wilayah) antara MPIG dan pemerintah daerah guna meningkatkan kesejahteraan ekosistem perajin batik.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK/NUPTK
Nugroho, Diannim2420292420
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK/NUPTK/NIM/NIP
ContributorRatnaningtyas, Yohana Arinidn0005027304
Department: KODEPRODI91102#TATAKELOLASENI
Uncontrolled Keywords: Indikasi Geografis, Strategi Pemasaran, Batik Wonogiri
Subjects: Tata kelola seni
Divisions: Pascasarjana > S2 Program Studi Tata kelola seni
Depositing User: DIAN NUGROHO
Date Deposited: 24 Jun 2026 06:46
Last Modified: 24 Jun 2026 06:46
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24349

Actions (login required)

View Item View Item