Experience Marketing Festival Musik Berbasis Teknologi Blockchain dalam Prambanan Jazz Festival

Esti, Bening Gupita (2026) Experience Marketing Festival Musik Berbasis Teknologi Blockchain dalam Prambanan Jazz Festival. Masters thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
BENING GUPITA ESTI_2026_FULL TEKS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (13MB) | Request a copy
[img] Text
BENING GUPITA ESTI_2026_BAB I.pdf

Download (3MB)
[img] Text
BENING GUPITA ESTI_2026_BAB PENUTUP.pdf

Download (364kB)
[img] Text
BENING GUPITA ESTI_2026_Lembar Persetujuan Penyataan Publikasi.pdf

Download (193kB)
Official URL: https://digilib.isi.ac.id/

Abstract

Penelitian ini menganalisis fungsi Non-Fungible Token (NFT) sebagai instrumen experience marketing dalam penyelenggaraan Prambanan Jazz Festival (PJF), yang menjadi salah satu festival musik pertama di Indonesia yang mengadopsi NFT sebagai sistem membership dan ticketing berbasis blockchain sejak 2022. Menggunakan kerangka Experiential Marketing Schmitt (1999) dengan lima Strategic Experiential Modules (SEMs), penelitian ini mengkaji bagaimana ekosistem NFT mengaktifkan dimensi-dimensi pengalaman tersebut. Pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam dilakukan terhadap empat belas narasumber, terdiri atas pemegang NFT dari berbagai tier kepemilikan serta jajaran penyelenggara festival. Hasil penelitian menunjukkan kelima modul SEMs berhasil diaktifkan, namun dengan efektivitas yang tidak merata. Modul Feel paling konsisten lintas seluruh tier melalui rasa kepemilikan aset digital yang persisten dan nilai simbolik eksklusivitas. Modul Sense dan Act hanya teraktivasi secara bermakna pada tier menengah keatas, sementara modul Relate menjadi titik terlemah akibat komunitas yang bersifat musiman. Penelitian ini juga mengidentifikasi tiga dimensi nilai NFT PJF, yakni nilai fungsional, simbolik, dan finansial. Implementasinya terkendala oleh sistem gacha yang menciptakan kesenjangan pengalaman antar tier, kompleksitas teknis bagi pengguna berliterasi rendah, serta ketidakkonsistenan benefit lintas tahun. Penelitian ini menyimpulkan NFT PJF merupakan inovasi yang hadir mendahului kesiapan ekosistemnya, namun memiliki potensi signifikan apabila dikembangkan melalui desain pengalaman yang lebih inklusif, distribusi benefit yang berkeadilan, dan strategi komunitas yang berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK/NUPTK
Esti, Bening Gupitanim2420291420
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK/NUPTK/NIM/NIP
ContributorRatnaningtyas, Yohana Arinidn00035027304
Department: KODEPRODI91102#TATAKELOLASENI
Uncontrolled Keywords: Non-Fungible Token, Experience Marketing, Festival Musik, Blockchain.
Subjects: Tata kelola seni
Divisions: Pascasarjana > S2 Program Studi Tata kelola seni
Depositing User: Bening Gupita Esti
Date Deposited: 24 Jun 2026 08:25
Last Modified: 24 Jun 2026 08:25
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24362

Actions (login required)

View Item View Item