Ikhsanul, Muhammad (2026) Reinterpretasi Liligo Dan Gandah Ritual Duata Dalam Komposisi Chamber Orchestra. Masters thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Muhammad Ikhsanul_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf Download (185kB) |
|
|
Text
Muhammad Ikhsanul_2026_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Audio
Muhammad Ikhsanul_2026_LAMPIRAN 2 Mp3.mp3 Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
view_usp=sharing Download (73kB) |
|
|
Text
Muhammad Ikhsanul_2026_FULL TEKS.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text
Muhammad Ikhsanul_2026_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (570kB) | Request a copy |
|
|
Text
Muhammad Ikhsanul_2026_BAB PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (204kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengetahui karakter musikal nyanyian Liligo dan motif ritmis gandah dalam ritual Duata, serta proses reinterpretasi kedua unsur tersebut ke dalam komposisi Chamber Orchestra agar Duata dapat dihadirkan dalam bentuk pertunjukan. Tujuan ini berangkat dari masalah pelaksanaan Duata di ruang publik yang terikat batas adat dan garis keturunan, sehingga Duata tidak dapat dipindahkan secara langsung ke ruang pertunjukan yang dimana terdapat harapan kuat dari pemangku kepentingan daerah, baik pemerintah setempat maupun komunitas adat, agar Duata dapat dikenal di wilayah pertunjukan yang lebih luas. Maka perlu adanya sebuah tindakan agar Duata bisa muncul dalam bentuk pertunjukan tanpa terikat oleh batasan adat dengan cara mengetahui unsur utama yang ada pada Duata seperti karakter musikal nyanyian Liligo dan motif ritmis gandah Ritual Duata yang diolah sebagai dasar reinterpretasi dalam komposisi dimana Chamber Orchestra dijadikan wadah untuk menampung kedua unsur ini ke ruang pertunjukan. Landasan teori yang digunakan meliputi semiologi musik Jean-Jacques Nattiez, proses tematik Rudolph Réti, dan konsep waktu musikal Jonathan Kramer. Nattiez digunakan untuk membedakan konteks ritual dan jejak bunyi yang dapat dianalisis. Réti digunakan untuk membaca motif, sel pola, dan perubahan kontur, sedangkan Kramer digunakan untuk membaca urutan musikal yang tidak selalu periodik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi lapangan, dokumentasi video, perekaman audio, transkripsi, notasi kerja, dan partitur final. Data Liligo dibaca melalui audio, Melodyne 5, dan notasi kerja, sedangkan data gandah dibaca melalui audio, video, piano roll, notasi gandah tannah, notasi gandah malari, dan notasi gabungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Liligo direinterpretasikan sebagai karakter melodi instrumental melalui flute dan violin tanpa menggunakan syair ritual. Karakter Liligo yang diolah meliputi pusat nada, liukan vokal, infleksi mikrotonal, tekanan suara, repetisi frasa, dan ruang napas. Gandah direinterpretasikan sebagai sumber ritmis melalui sel pola, variasi ritmis, pergeseran aksen, kepadatan ritmis, dan urutan motif yang tidak tetap. Komposisi Chamber Orchestra yang dihasilkan menghadirkan identitas musikal Duata secara etis tanpa menyalin praktik ritualnya secara langsung.
| Item Type: | Thesis (Masters) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Department: | KODEPRODI91101#SENI | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | reinterpretasi, Liligo, gandah, Duata, Chamber Orchestra | ||||||
| Subjects: | Musik > Komposisi Musik Penciptaan dan pengkajian seni Seni Musik |
||||||
| Divisions: | Pascasarjana > S2 Studi Penciptaan dan pengkajian seni | ||||||
| Depositing User: | Muhammad Ikhsanul | ||||||
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 01:02 | ||||||
| Last Modified: | 06 Jul 2026 01:02 | ||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24516 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
