Megawati, Megawati (2002) Makna Padi Dalam Tari Amboyo di Dusun Saleh Desa Aur Sampuk Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak Kalimantan Barat. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Bab I.pdf Download (8MB) |
|
|
Text
Bab IV.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Full Teks.pdf Restricted to Repository staff only Download (40MB) | Request a copy |
Abstract
Di Dusun Saleh Desa Aur Sampuk Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak Kalimantan Barat adalah lokasi penelitian. Di Dusun ini tari Amboyo hidup dan tetap dilestarikan keberadaannya. Tari ini hadir di tengah-tengah masyarakat pendukungnya sebagai tari upacara adat yang ditampilkan setelah selesai panen. Kehadiran tari Amboyo di dalam upacara adalah sebagai media atau perantara ungkapan syukur dan terimakasih masyarakat kepada Juhata dan Nek Baruakng atas keberhasilan panenan padi. Pertunjukan tari Amboyo ini ditampilkan pada setiap upacara Naik Dango, yaitu upacara syukuran padi. Upacara ini dilaksanakan setiap setahun sekali oleh masyarakat Dayak Kanayatn. Dalam pelaksanaan upacara ini selalu menghadirkan pertunjukan tari Amboyo. Kehadiran tari Amboyo dalam upacara merupakan rangkaian pelaksanaan upacara. Dalam pertunjukan tari Amboyo selalu memakai properti padi, tanpa padi tari Amboyo dianggap tidak syah. Padi merupakan syarat utama. Di dalam padi tersebut mengandung makna yang sangat berarti, yaitu untuk kesejahteraan masyarakat Dayak Kanayatn. Padi tidak dapat digantikan dengan properti lainnya. Hal itu disebabkan tari Amboyo adalah tari persembahan padi dan apabila diganti dengan properti lain, maka tari ini tidak sesuai dengan syair lagu Amboyo. Syair hadir dalam tari Amboyo sebagai pengiring serta mengantarkan padi sebelum padi dimasukkan ke dalam lumbung. Syair lagu itu mengisahkan tentang asal usul padi turun pada manusia. Makna yang terkandung di dalam syair tersebut adalah mengajarkan kepada manusia tentang hal-hal kebaikan dan juga mengingatkan kepada manusia bahwa alam yang ada di sekitar lingkungan adalah kepunyaanNya. Untuk itu harus dikembalikan sedikitnya dari hasil yang dimiliki oleh manusia sebagai persembahan. Padi dalam tari Amboyo merupakan suatu persembahan masyarakat kepada Jubata dan Nek Baruakng atas keberhasilan panenan padi. Di dalam padi tersebut terkandung makna yang sangat berarti, yaitu selain sebagai ucapan terimakasih juga sebuah harapan dan keinginan masyarakat agar permohonan mereka dapat dikabulkan. Permohonan disampaikan dalam bentuk doa kepada Jubata untuk memberikan rezeki berupa panen padi tahun yang akan datang agar dapat berbuah baik dan berlimpah, memohon keselamatan dan ketentraman hidup, serta memohon agar terhindar dari roh-roh yang jahat yang dapat mengganggu kehidupan manusia. Tari Amboyo hadir dalam kehidupan masyarakat Dayak merupakan tari persembahan padi kepada Jubata dan Nek Baruakng sebagai ucapan syukur dan terimakasih. Tari ini diyakini oleh masyarakat Dayak Kanayatn sebagai tari yang membawa berkah dan keselamatan hidup manusia. Makna padi dalam tari Amboyo adalah sesuatu yang sangat penting dan berarti bagi kehidupan masyarakat. Ini merupakan sebuah harapan dan keinginan manusia untuk mencapai keberhasilan terutama kesuburan padi dan kesejahteraan hidup manusia.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI91231#SENITARI | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Padi, Salam, Tari Amboyo, Dusun Saleh Desa Aur Sampuk Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak Kalimantan Barat | |||||||||
| Subjects: | Tari > Pengkajian Tari | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Tari > Seni Tari (Pengkajian) | |||||||||
| Depositing User: | susilo SW wati | |||||||||
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 03:26 | |||||||||
| Last Modified: | 24 Jul 2026 03:26 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24555 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
