Persepsi Masyarakat di Dusun Kopeng Kulon, Desa Sutopati Kecamatan Kajoran Kabupaten Magelang Terhadap kesenian Cekok Mondhol

Murniyati, Murniyati (1999) Persepsi Masyarakat di Dusun Kopeng Kulon, Desa Sutopati Kecamatan Kajoran Kabupaten Magelang Terhadap kesenian Cekok Mondhol. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
Bab I.pdf

Download (10MB)
[img] Text
Bab IV.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Full Teks.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (41MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.isi.ac.id

Abstract

Kesenian Cekok Mondhol sebagai satu bentuk seni pertunjukan mencerminkan identitas masyarakat penghasil itu . Cekok Mondhol yang ada dan berkembang di lingkungan masyarakat dusun Kopeng Kulon, menjadi tangung jawab seluruh warga yang memilikinya. Kesenian Cekok Mondhol pada dasarnya berfungsi sebagai seni dakwah dan hiburan. Keberadaannya cukup berpengaruh bagi warga dusun Kopeng Kulon. Hal ini karena masyarakat berpendapat bahwa seni ini merupakan tontonan sekaligus tuntunan yang mengacu pada ajaran-ajaran Islam. Keberadaannya menyebabkan Cekok Mondhol selalu dipentaskan dalam acara keagamaan, yang secara rutin dilakukan warga dusun Kopeng Kulon setelah usai pengajian. Hal tersebut membuktikan bahwa masyarakat benar-benar membutuh kan kehadiran Cekok Mondhol sebagai penyegar jiwa dan sekaligus sebagai penyeimbang bagi masyarakat dusun Kopeng Kulon dalam menghadapi perkembangan zaman . Selain itu kesenian ini juga digunakan untuk bersosialisasi . Mengigat warga dusun Kopeng Kulon adalah masyarakat yang mengutamakan rasa kekeluargaan dan persaudaraan . Sikap yang demikian dapat terlihat dari sistem kekerabatan, mata pencaharian dan religi. Sikap kekeluargaan juga tercermin dalam organisasi kesenian , keanggotaan dan sistem pengelolaan. Masyarakat dusun Kopeng Kulon mempunyai kesadaran untuk tetap melestarikan kesenian itu. mengingat kesenian ini sarat dengan kandungan keagamaan dan nasihat-nasihat positif yang dapat dilihat dari syair-syairnya . Alunan syair yang selalu diperdengarkan dalam 70 hari sekali itu telah meresap dalam hati dan jiwa warga dusun Kopeng Kulon, sehihgga mereka dapat bersikap selektif terhadap segala sesuatu yang mempengaruhi mereka . Masyarakat dusun Kopeng Kulon berpandangan bahwa kesenian inilah yang tepat bagi warga, karena sesuai dengan keyakinan yang sebagian besar beragama Islam. Mereka sadar bahwa manusia hidup harus selalu ingat dengan Tuhan, sedangkan kesenian Cekok Mondhol mengandung ajaran�ajaran Islam yang sangat bermanfaat dalam hidup. Oleh karena itu kesenian Cekok Mondhol ini dapat hidup dengan dukungan masyarakat yang berupaya untuk kesenian tradisionalnya

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK/NUPTK
Murniyati, Murniyatinim9210513011
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK/NUPTK/NIM/NIP
ContributorPudjasworo, Bambangnidn0009095701
UNSPECIFIEDMartiara, Rinanidn0006036609
Department: KODEPRODI91231#SENITARI
Uncontrolled Keywords: Persepsi Masyarakat, Dusun Kopeng Kulon, Desa Sutopati Kecamatan Kajoran Kabupaten Magelang, Kesenian, Cekok Mondhol
Subjects: Tari > Pengkajian Tari
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Tari > Seni Tari (Pengkajian)
Depositing User: susilo SW wati
Date Deposited: 24 Jul 2026 08:24
Last Modified: 24 Jul 2026 08:24
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24575

Actions (login required)

View Item View Item