Aspek Gerak Tari Jaipongan Sebagai Sarana Pembinaan Anak Tunagrahita di SLB Sukapura Bandung

Nooringhati, Savitri (2000) Aspek Gerak Tari Jaipongan Sebagai Sarana Pembinaan Anak Tunagrahita di SLB Sukapura Bandung. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
Bab IV.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Full Teks.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (31MB) | Request a copy
[img] Text
Bab I.pdf

Download (8MB)
Official URL: http://lib.isi.ac.id

Abstract

Tari Jaipongan pada umumnya dipentaskan sebagai sajian seni yang menonjolkan nilai-nilai estetis dan dibawakan oleh penari yang memiliki kemampuan gerak sesuai dengan kriteria ideal. Namun demikian, tari Jaipongan juga memiliki potensi sebagai media pembelajaran dan terapi bagi anak tunagrahita atau anak dengan hambatan intelektual, khususnya di Sekolah Luar Biasa (SLB) Sukapura, Bandung. Pemilihan tari Jaipongan sebagai sarana pembinaan didasarkan pada kedekatan anak-anak dengan irama Jaipongan yang mampu merangsang respons motorik melalui rangsangan auditif. Selain itu, pembelajaran tari lebih menekankan pada aspek gerak sehingga tidak bergantung pada kemampuan verbal, melainkan pada unsur tenaga, ruang, dan waktu. Gerak dasar tari Jaipongan yang diterapkan dalam pembelajaran meliputi empat motif utama, yaitu gitek, geol dan goyang (3-Q), galeong, mincid, serta gerak lengan dan tangan. Setiap motif gerak memiliki fungsi yang berbeda dalam meningkatkan kemampuan fisik dan perkembangan perilaku anak tunagrahita. Gerak 3-Q berfungsi memperkuat tulang belakang melalui gerakan pinggul, mincid melatih kekuatan kaki dan koordinasi gerak berpindah tempat, galeong melatih kemampuan mengendalikan keseimbangan dan perpindahan gravitasi tubuh, sedangkan gerak lengan dan tangan bertujuan meningkatkan koordinasi serta kesinambungan kerja otot. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan metode pembelajaran tari yang disesuaikan dengan karakteristik anak tunagrahita. Materi yang digunakan adalah Tari Jaipongan Daun Pulus Keser Bojong, yang terdiri atas beberapa frasa gerak. Setiap frasa dibagi menjadi tiga bagian, yaitu bukaan sebagai rangkaian gerak pembuka setelah bunyi gong, pencugan sebagai rangkaian gerak yang berkarakter kuat dan patah-patah pada bagian tengah, serta nibakeun sebagai rangkaian gerak penutup menjelang gong. Bagi siswa pemula, pembelajaran dilakukan melalui pengulangan frasa-frasa gerak secara bertahap hingga seluruh rangkaian tarian dapat dikuasai. Keberhasilan pembelajaran diukur berdasarkan peningkatan kemampuan fisik, perkembangan perilaku, serta keselarasan antara gerak dan ekspresi dalam menampilkan tari Jaipongan sebagai sajian estetis. Apabila kemampuan tersebut berkembang sesuai dengan standar yang diharapkan, anak tunagrahita diharapkan mampu memiliki perilaku yang lebih teratur, terkendali, harmonis, dan bermakna. Kondisi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam beradaptasi dengan lingkungan, mengurangi ketergantungan kepada orang lain, serta meningkatkan kemandirian. Selain melalui kegiatan menari, perkembangan kemampuan berkomunikasi dan bersosialisasi siswa juga diamati melalui berbagai aktivitas sehari-hari di sekolah, seperti menjaga kebersihan lingkungan sekolah, melakukan kegiatan jual beli di kantin atau warung sekolah, serta berlatih menggunakan telepon untuk berkomunikasi dengan guru maupun teman. Berbagai kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana latihan yang mendukung pengembangan perilaku sosial sehingga anak tunagrahita mampu berpartisipasi secara lebih aktif dalam kehidupan bermasyarakat dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK/NUPTK
Nooringhati, Savitrinim9810814011
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK/NUPTK/NIM/NIP
ContributorHermien Kusmayati, AMnidn0019025205
Department: KODEPRODI91231#SENITARI
Uncontrolled Keywords: Tari Jaipongan, Anak tunagrahita, Terapi tari, Pembelajaran seni, Perkembangan perilaku, Kemampuan motorik.
Subjects: Tari > Pengkajian Tari
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Tari > Seni Tari (Pengkajian)
Depositing User: susilo SW wati
Date Deposited: 27 Jul 2026 03:27
Last Modified: 27 Jul 2026 03:27
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24616

Actions (login required)

View Item View Item