Pembuatan Aransemen Lagu "Pantang Mundur" Karya Titiek Puspa Untuk Paduan Suara Campuran

Brita, Peksi (2002) Pembuatan Aransemen Lagu "Pantang Mundur" Karya Titiek Puspa Untuk Paduan Suara Campuran. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
Bab I.pdf

Download (5MB)
[img] Text
Bab IV.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Full Teks.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (25MB) | Request a copy
Official URL: https:// lib.isi.ac.id

Abstract

Titiek Puspa merupakan salah satu dari para pencipta dan penyanyi musik pop yang esksis dan masih bertahan hingga saat ini. Karya-karyanya cukup banyak mengisi blantika musik pop di Indonesia. Eksistensi Titiek Puspa dengan karya-karyanya, sudah diakui masyarakat luas. Lagu-lagunya bermuatan aneka tema dan sangat variatif dalarn menggambarkan suatu kehidupan. Dalarn lagulagunya, Titiek Puspa mempunyai kecenderungan mengambil tema dari lingkungan sekitar, baik peristiwa yang dialaminya sendiri maupun orang lain. I-Ial ini menunjukkan bahwa lagu-lagunya merakyat, dalam artian mudah dipahami dan diterima di perlukan masyarakat. Dalam penulisan karya tulis ini, langkah awal yang ditempuh adalah: menghimpun data baik yang bersifat literatur (pustaka) maupun mengadakan wawancara dengan Titiek Puspa. Berdasarkan data-data yang diperoleh kemudian dikaji dan diolah untuk membuat tulisan ini. Lagu Pantang Mundur diciptakan Titiek Puspa pada tahun 1964. Lagu ini berkisah tentang pengorbanan seorang isteri prajurit yang lebih mementingkan kepentingan bangsa daripada kepentingan pribadi atau keluarga. Di sini menunjukkan bahwa peran wanita juga mempunyai andil untuk membangkitkan semangat juang. Dari lirik lagu dapat dikategorikan sebagai lagu pop yang bernafaskan jiwa kepahlawanan. Di dalamnya mengandung makna penghormatan dan pemberian semangat juang pada prajurit. Lirik lagu ini terdiri dari empat bait, yang bentuknya termasuk tidak beraturan. Ditinjau dari bentuk lagu terdiri dari dua bagian, yaitu: A, B, dan A'. Sedangkan secara keseluruhan terdiri dari 8 frase yaitu 4 frase anteceden serta 4 frase konsekuens. Pada setiap bentuk lagu, yaitu: A, A', B, dan A' terdiri 2 frase, 1 frase "anteceden" J frase "konsekuens". Pembuatan aransemen Jagu Pantang Mundur Karya Titiek Puspa ini disajikan secara acapela dengan olahan sederhana agar dapat mudah dicerna sehingga dapat menjadi alternatif repertoar paduan suara campuran bagi paduan suara tingkat menengah. Sehingga pembuatan aransemen yang bertujuan untuk menamnbah repertoar paduan suara dapat bermanfaat secara optimal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK/NUPTK
Brita, Peksinim8910239013
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK/NUPTK/NIM/NIP
ContributorSigro Tjaroko, Winarjonidn0030105703
ContributorT. Adimurti, T. Adimurtinip
Department: KODEPRODI91221#MUSIK
Uncontrolled Keywords: Aransemen Lagu, Pantang Mundur, Titiek Puspa, Paduan Suara Campuran
Subjects: Seni Musik
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Musik
Depositing User: isti IS suratmi
Date Deposited: 27 Jul 2026 03:51
Last Modified: 27 Jul 2026 03:51
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24630

Actions (login required)

View Item View Item