Iklan dalam Perspektif Brand Heritage (Studi Kasus: Iklan Rokok Dji Sam Soe di Televisi

Suwarto, Suwarto (2006) Iklan dalam Perspektif Brand Heritage (Studi Kasus: Iklan Rokok Dji Sam Soe di Televisi. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
Full Teks.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (13MB) | Request a copy
[img] Text
Bab I.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Bab V.pdf

Download (649kB)
Official URL: https://lib.isi.ac.id/

Abstract

Dji Sam Soe merupakan salah satu merek rokok kretek legendaris di Indonesia produksi PT HM Sampoerna yang telah eksis sejak tahun 1913. Sebagai merek yang mampu bertahan dan memimpin pasar selama hampir satu abad, Dji Sam Soe dikategorikan sebagai brand heritage (merek warisan). Sebelum merambah ke media elektronik secara massal, kekuatan citra produk ini terbangun melalui komunikasi tradisional dari mulut ke mulut (word of mouth). Kehadiran perdana Iklan Televisi (Television Commercial/TVC) Dji Sam Soe pada akhir tahun 1996 secara tidak langsung memikul beban untuk mempertahankan citra legendaris yang sudah mengakar tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk membongkar makna pesan di balik tanda visual dan verbal pada TVC Dji Sam Soe, serta memetakan keterkaitan pesan antar-iklan sebagai "benang merah" dalam memperkuat posisinya sebagai brand heritage di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif-interpretatif dengan pendekatan analisis semiotika intertekstual. Objek penelitian sekaligus sampel dipilih dari seluruh populasi TVC Dji Sam Soe yang terbagi dalam tiga klaster periodisasi, yaitu kelompok iklan tahun 1996 (versi Pengeboran Minyak, Nelayan, Kano), tahun 2000 (versi Tari Kecak, Pencak Silat, Bangunan, Anthem), dan kelompok tahun 2003/2004. Pengumpulan data primer dilakukan melalui observasi langsung tayangan televisi serta dokumentasi rekaman digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TVC Dji Sam Soe secara konsisten memanfaatkan permainan tanda berupa visualisasi aktivitas keseharian, warisan budaya, dan profesi kerja keras masyarakat. Tanda-tanda tersebut diselaraskan dengan slogan penutup (positioning statement) yang kuat, seperti "Sejarah cita rasa tinggi" dan "Kenikmatan tinggi sejak 1913". Melalui kombinasi intertekstual ini, Dji Sam Soe berhasil mentransformasikan mitos kualitas produk ke dalam kode visual modern di televisi. Secara praktis, kajian ini memberikan kontribusi bagi desainer komunikasi visual dan art director dalam menyusun konsep kreatif iklan yang memiliki kesinambungan simbolik yang kuat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK/NUPTK
Suwarto, Suwartonim9911076023
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK/NUPTK/NIM/NIP
ContributorSadjiman, Sadjimannip130354413
ContributorTh. Suwarni, Th. Suwarninip130521294
Department: KODEPRODI90241#DESAINKOMUNIKASIVISUAL
Uncontrolled Keywords: desain komunikasi visual, brand heritage, iklan televisi (tvc), semiotika intertekstual, Dji Sam Soe, positioning
Subjects: Disain > Disain Komunikasi Visual
Divisions: Fakultas Seni Rupa > Jurusan Disain > Disain Komunikasi Visual
Depositing User: jody JS Santoso
Date Deposited: 29 Jul 2026 06:38
Last Modified: 29 Jul 2026 06:40
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24859

Actions (login required)

View Item View Item