Bentuk Penyajian Kesenian Angklung Kuda Kepang Cindhe Laras di Dusun Paras Kecamatan Wadaslintang Kabupaten Wonosobo

Subekti, Wiji (1998) Bentuk Penyajian Kesenian Angklung Kuda Kepang Cindhe Laras di Dusun Paras Kecamatan Wadaslintang Kabupaten Wonosobo. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
Bab I.pdf

Download (8MB)
[img] Text
Bab IV.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Full Teks.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (33MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.isi.ac.id

Abstract

Kesenian Angklung Kuda Kepang Cindhe Laras merupakan salah satu jenis kesenian rakyat yang tumbuh dan berkembang di dusun Paras, desa Wadaslintan~ kabupaten Wonosobo. Kesenian tersebut ditarikan oleh 9 orang penari laki-laki dengan menggunakan properti kuda kepang, dan menggambarkan sekelompok prajurit yang sedang naik kuda. Selain itu, dalam penyajiannya juga terdapat ciri spesifikasi yaitu adanya pemain yang tidak sadarkan diri, seorang pawang utama dan seorang pawang pembantu. Kesenian Angklung Kuda Kepang Cindhe Laras berdiri pada tahun 1966, dan berfungsi sebagai seni pertunjukan Kesenian tersebut biasanya dipentaskan antara lain pada acara Selapanan, Khitanan, Pernikahan, Kaul Nazar, Suran, punggahan, dan untuk memperingati hari-hari besar nasional Di dalam penyajiannya, kesenian ini sudah banyak mengalami perkembangan baik dalam segi gerak, serta penerapan dalam berbagai hal misalnya cara berias, cara berbusana/costum yang dikenakan, pola lantat dan iringan, sudah terdapat banyak variasi. Secara keseluruhan penyajian Kuda Kepang ini terdiri atas 3 babak yaitu Kiteran, lorong, dan Trance. Format penyajiannya terbagi dalam 3 bagian yaitu bagian awal, bagian tengah. dan bagian akhir. Pertunjukan dilakukan pada siang hari antara pukul 14.00 WIB sampai dengan pukul 17.30 WIB, dengan diselingi istirahat selama 30 menit untuk makan dan minum. Tempat pertunjukan biasanya dilakukan di halaman rumah atau tanah lapang, dengan komposisi pentas disesuaikan dengan situasi dan kondisi Pada umumnya pelestarian dan perkembangan kesenian rakyat disesuaikan dengan alam pikiran. pandangan hidup, dan tingkat kehidupan masyarakat yang bersifat sederhana. Penyesuaian itu dituangkan dalam bentuk penyajian yang sederhana dalam arti teknik gerak, serta penerapan dalam berbagai hal misalnya gerak, kostum, pola lantai, iringan dan alur cerita yang dibawakan. Bentuk penyajian yang berbeda dan sudah mengalami perkembangan ini, menarik dan unik untuk dikupas, sehingga perlu ditulis dalam bentuk skripsi. yakni melalui aspek bentuk penyajian yang meliputi dasar penyajian. tata gerak, tata iringa:n. dan tata pentas. Bentuk penyajian merupakan perwujudan rangkaian-rangkaian yang dinikmati penonton berupa tata gerak, pola lantai, tata rias, busana, iringan dan tata pentas. Keenam wujud tersebut merupakan komponen�komponen sajian dari bentuk penyajian Kuda Kepang Cindhe Laras, yang secara keseluruhan ternyata ada keterkaitan antara dasar penyajian tata gerak, tata iringan dan tata pentas sehingga membentuk satu kesatuan. Walaupaun dalam penyajiannya terdapat selang selama 30 menit dari babak I ke babak IT, namun masih ada klaitannya antara bagian awal, tengah, dan akhir. Walaupun ada beberapa unsur perkembangan dari berbagai segi, namun bentuk penyajian kesenian Angklung Kuda Kepang Cindhe Laras pada saat sekarang ini rnasih berpijak pada bentuk aslinya. Artinya, bahwa kesenian tersebut tidak menutup diri dalam perkembangan dan pembaharuannya, selama tidak mengubah esensi kesenian tersebut yang bermula sejak kemunculannya hingga sekarang yaitu terna yang menggambarkan kegagahan dan keberanian prajurit penunggang kuda.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK/NUPTK
Subekti, Wijinim9410610011
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK/NUPTK/NIM/NIP
ContributorNardono, Trinip
UNSPECIFIEDMurdiyati, Ynip
Department: KODEPRODI91231#SENITARI
Uncontrolled Keywords: Kesenian angklung, Kuda Kepang Cindhe Laras, Dusun Paras
Subjects: Tari > Pengkajian Tari
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Tari > Seni Tari (Pengkajian)
Depositing User: susilo SW wati
Date Deposited: 29 Jul 2026 08:46
Last Modified: 29 Jul 2026 08:46
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24893

Actions (login required)

View Item View Item