Sendratari Ramayana Di Purawisata Yogyakarta: Manajemen seni pertunjukan Pasca Reformasi Di Indonesia

Lina Candra Sari, NIM. 0611174011 (2011) Sendratari Ramayana Di Purawisata Yogyakarta: Manajemen seni pertunjukan Pasca Reformasi Di Indonesia. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (11MB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (18MB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (17MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (3MB) | Preview
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (10MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.isi.ac.id

Abstract

Epos Ramayana merupakan salah satu cerita yang selalu dikaji oleh manusia di dunia, cerita Ramayana ditransformasikan ke dalam gerak dan dapat dinikmati dalam bentuk pertunjukan Sendratari. Pertunjukan Semiratari Ramayana di Purawisata merupan salah satu pertunjukan yang dapat bertahan pentas setiap hari selama 35 tahun sampai sekarang. Sebuah apresiasi yang sangat hebat karena memiliki intensitas pertunjukan yang dapat dikatakan konsisten untuk menyajikan pertunjukan bagi wisatawan. Proses manajemen untuk dapat menyajikan pertunjukan ini merupakan kunci suk:ses, agar dapat menguntungkan bagi Purawisata dan konsumen penikmat seni tradisi dan layanan paket yang dirancang oleh Purawisata. Penelitian ini penulis mendeskripsikan proses manajemen seni pertunjuk:an Sendratari Ramayana di Purawisata, untuk sel jutnya menginterpre tasi apa yang ditangkap oleh panca indrawinya. Teks Ramayana dibaca melalui elemen-elemen koreografis yang membentuknya; terdiri dari tema, gerak, iringan, segi kepenarian tata rias busana, serta tata rupa pentas. Pendekatan manajemen seni dan koreografi merupakan landasan teori yang digunakan untuk: menginterpretasi pertunj ukan Sendratari Ramayana di Purav,ri.sata. Penulis cenderung memiliki kebebasan menafsirkan makna Sendratari Ramayana, dalam arti tidak terikat dengan interpretasi pelaku , Pertunjukan di Purawisata namun tetap sesuai dengan konteksnya. Evaluasi akhir dapat dirwuuskan hasil penafsiran peneliti, berupa makna yang diungkapkan melalui proses manajemen pel,tunjuk:ari. Sendratari Ramayana di Purawisata dapat bertahan pentas setiap hari karena adanya sistem yang teratur dalam manajemen pemasaran, yaitu merumuskan strategi baru pemasaran yang mencakup antara lain: Segmentasi, targeting, posisioning. Ada tiga sistem penjualan yang dilakuk:an: sistem penjualan kontrak, sistem penjualan langsung, dan sistem penjualan tidak langsung. Manajemen keuangan dilakuk:an secara teratur sesuai kebutuhan yang direncanakan untuk akomodasi pertunjuk:an dan dilakukan auditor secara bertahap agar menghindari penyimpangan dana. Manajemen sumber daya manusia di Purawisata juga diperhatikan , yaitu dengan menempatkan posisi karyawan sesuai keahliannya. Manajemen produksi (proses pengelolaan pertunjukan Sendratari Ramayana) diolah dan diujicobakan secara bertahap untuk mendapatkan hasil yang diharapkan untuk kebutuhan hiburan pariwisata .

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Dosen Pembimbing: M. Heni Winahyuningsih, A.A Putra Negara
Uncontrolled Keywords: Ramayana, Purawisata , manajemen seni.
Subjects: Tari > Pengkajian Tari
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Tari > Seni Tari (Pengkajian)
Depositing User: agus tiawan AT
Date Deposited: 25 Oct 2017 02:54
Last Modified: 25 Oct 2017 02:54
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/2574

Actions (login required)

View Item View Item