Analisis Koreografi Tari Ganjur pada Upacara Erau Adat Kutai Kartanegara Ing Martadipura Kalimantan Timur

Agus Yulianti, 1210003411 (2017) Analisis Koreografi Tari Ganjur pada Upacara Erau Adat Kutai Kartanegara Ing Martadipura Kalimantan Timur. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (6MB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11MB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (18MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy
[img] Other (FOTO)
FOTO.rar
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Other (VIDEO)
DOKUMENTASI.rar
Restricted to Repository staff only

Download (840MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
JURNAL.pdf

Download (4MB) | Preview
Official URL: http://lib.isi.ac.id

Abstract

Tari Ganjur merupakan kesenian yang berbentuk ritual dalam sebuah upacara adat yaitu Upacara Erau adat Kutai Kartanegara Ing Martadipura, yang dilestarikan oleh masyarakat kota Tenggarong, kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.Tari Ganjur merupakan tarian Klasik yang dimiliki oleh Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura dalam bentuk koreografi kelompok, karena dapat dilihat dari bentuk pertunjukan tari ganjur yang ditarikan oleh empat penari laik-laki. Di dalam tari Ganjur menggunakan sebuah properti Gada yang biasa disebut dengan ganjur. Tari Ganjur menggambarkan seorang pangeran yang sedang menjaga keamanan tiang ayu agar pada saat acara Bepelas Sultan tidak diganggu oleh roh-roh jahat. Tari Ganjur mengenakan busana atasan miskat sedangkan bawahannya mengenakan celana panjang berwarna hitam dipadukan dengan sarung Samarinda. Rias penari menggunakan rias natural, serta iringan tari menggunakan seperangkat alat gamelan Kutai. Dalam hal ini yang menjadi pokok permasalahan adalah analisis koreografi tari Ganjur pada Upacara Erau Adat Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Untuk menjawab permasalahan tersebut, maka akan meminjam teori Y. Sumandiyo Hadi mengenai Koreografi Bentuk-Teknik-Isi. Menurut Y. Sumandiyo Hadi ketiga konsep bentuk, teknik, dan isi ini tidak dapat dipisahkan dalam sebuah pertunjukan tari. Dalam penelitian ini tari Ganjur pada Upacara Erau Adat Kutai Kartanegara Ing Martadipura dapat ditinjau dari aspek bentuk, teknik, dan isi. Aspek bentuk tari Ganjur terbagi menjadi tiga bagian, pembagian ini terlihat dari perpindahan iringan musiknya. Aspek teknik gerak tari Ganjur terdapat kesamaan dengan gerak tari Klasik yang ada di Surakarta dan Yogyakarta. Aspek isi tari Ganjur bertemakan keamanan yang bertujuan untuk menjaga keamanan daerah sekeliling Tiang Ayu. Kehadiran tari Ganjur dalam upacara Erau adat Kutai Kartanegara Ing Martadipura sangat berperan penting dalam acara bepelas sultan, karena kehadirannya diperuntukan menurunkan Pangeran Sri Ganjur untuk menjaga keamanan tiang ayu dari roh-roh jahat, dan kehadirannya selalu ada pada malam Bepelas Sultan. Kata Kunci : Tari Ganjur, identitas, Upacara Erau

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Dosen Pembimbing: Supriyanti; Y. Surojo
Uncontrolled Keywords: Tari Ganjur, identitas, Upacara Erau
Subjects: Tari > Pengkajian Tari
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Tari > Seni Tari (Pengkajian)
Depositing User: samiyati SM samiyati
Date Deposited: 12 Dec 2017 03:54
Last Modified: 12 Dec 2017 03:54
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/2752

Actions (login required)

View Item View Item