Pengembangan Wayang Orang Anak Remaja Sebagai Media Pendidikan Karakter Bangsa

Junaidi, NIDN. 0002106207 and Hersapandi, NIDN. 0017045607 and Bekti Budi Hastuti, NIDN. 0012075209 and Gandung Djatmiko, NIDN 0004116108 (2014) Pengembangan Wayang Orang Anak Remaja Sebagai Media Pendidikan Karakter Bangsa. Project Report. Lembaga Penelitian Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
bab 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (763kB) | Request a copy
[img] Text
bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (686kB) | Request a copy
[img] Text
bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
bab 6.pdf

Download (692kB) | Preview
[img] Text
lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.isi.ac.id

Abstract

Artikel ini adalah hasil penelitian tentang penciptaan wayang orang anakremaja sebagai media pendidikan karakter. Fokus kajian penciptaan wayang orang anak-remaja secara substansial mengandung dua aspek, yaitu aspek penciptaan karya seni dan aspek pembentukan karakter individu aktor. Aspek penciptaan karya seni adalah bentuk penyajian yang mencakup bentuk (dimensi ruang dan ritme) dan susunan (keutuhan, penonjolan, keseimbangan); bobot/isi (suasana, gagasan, dan pesan); penampilan (bakat, keterampilan, dan sarana). Aspek pembentukan karakter memperlihatkan kualitas-kualitas spesifik ciri karakter yang membentuk pengetahuan moral, perasaan moral, dan perbuatan moral. Permainan peran yang disebut “drama etika” adalah metode paling efrektif untuk mestimulasi ketertarikan dan keterlibatan siswa terhadap cerita wayang orang sebagai simbol kehidupan manusia. Penelitian ini bertujuan menciptakan wayang orang anak-remaja sebagai ekspresi individu dan kolektif generasi muda untuk membentuk karakter anakremaja sebagai individu yang baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan koreografis yang merujuk pada penciptaan komposisi tari wayang orang, seperti tema, tokoh, gerak tari, dialog, desain ruang, komposisi kelompok, desain dramatik, musik iringan, tata rias dan busana, tatak teknik pentas yang didukung tata cahaya dan tata suara. Pendekatan edukasi menjabarkan bahwa penciptaan karya seni adalah proses kreatif yang mendekatkan anak pada pengembangan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik dalam konteks wayang orang sebagai seni pertunjukan. Metode sosialisasi sebagai suatu pendekatan, yaitu suatu tindakan praktis sosial yang terstruktur dalam sistem pendidikan formal, informal, dan norformal, sehingga sosialisasi wayang orang anak-remaja menjadi bagian tak terpisahkan dengan strategi dan kebijakan pembelajaran pendidikan karakter bangsa. Target tahun pertama yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah desain prototipe wayang orang anak-remaja yang unik, kreatif, dan inovatif. Prototipe ini diharapkan dapat dijadikan media pendidikan karater bangsa di dalam kelas atau sanggar, terutama model pembelajaran bermain dengan mengambil epos Ramayana dan Mahabarata dalam format yang lebih sederhana. Tahun kedua adalah sosialisasi wayang orang anak-remaja yang dipertunjukan bagi anak-anak sekolah di Kota Yogyakarta, penulisan artikel di jurnal ilmiah dan buku ajar.

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: wayang orang, anak-remaja, kreativitas, pendidikan karakter
Subjects: Tari > Pengkajian Tari
Karya Dosen
Pedalangan
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Pedalangan
Depositing User: agus tiawan AT
Date Deposited: 27 Dec 2017 06:32
Last Modified: 27 Dec 2017 06:32
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/2849

Actions (login required)

View Item View Item