Perkembangan Tata Teknik Pentas Kesenian Ketoprak : Dari Ketoprak Panggung Hingga Televisi

Untung Tri Budi Antono, - (2003) Perkembangan Tata Teknik Pentas Kesenian Ketoprak : Dari Ketoprak Panggung Hingga Televisi. Project Report. Lembaga Penelitian Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (262kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (4MB) | Preview
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (8MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB 4.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (531kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.isi.ac.id

Abstract

Gagasan periodisasi karya seni, tennasuk kctoprak, dapat dilcngkapi dengan konsep "arus dalam" (inner circle) karcna arus-arus seni akan mengimplikasikan suatu rekonstruksi proses-proses perubahan masa lampau, sedangkan periode-periode kesenian akan mengimplikasikan nilai-nilai yang ditangkap kembali . Arus-arus itu mcrupakan diakroni nilai-nilai , scdangkan priode-periode adalah sinkroni nilai-nilai. Persoalannya kemudian, SCJauh mana periode-periode dipandang bisa merefleksikan keberadaan kejadian atau paralel dengan perjalanan waktu. Pada dasamya setiap periode melepaskan sesuatu , kehilangan sesuatu pada level diakronik, namun tingkat kehiiangan tsb. pcnting dalam masing-masing diakronik Dalam kait,rnnya dcngan pcrkcmbangan tata pcntas kcsenian kctoprak, maka dapat dikatakan bahwa pcrkcmbangan tata pcntas kctoprak scjak era ketoprak ongkck hingga kctoprak tclcvisi sebcnarnya telah tcrjadi suatu rekonstruksi proses-pro ses perubahan masa Jampau dan mcngimplikasikan adanya nilai-nilai yang dilangkap kembali. Arus-arus itu merupakan diakroni nilai-nilai, sedangkan priode-periode adalah sinkroni nilai-nilai . Misalnya, sekalipun ketoprak ongkck hidup sebclum tahun 1925, akan tctapi pada era ketoprak pendhapa atau era peralihan ( 1925-1927), ketoprak ongkek tidak hilang begitu saja. Ia tetap penlas bcrkcliling dari satu lcmpal ke tcmpal yang lain. Dengan demikian, antara periodc ketoprak ongkck dengan kctoprak pendhapa masih ada diakroni atau kesinambungan sejarah. Begitu pula dalam kailannya dengan penggunaan tata penlas. Tata pentas ketoprak ongkek yang berbentuk arena masih berlanjut pada periode ketoprak pendhapa . Selanjutnya, sekalipun pada era ketoprak gamelan ( 1928-Sekarang) banyak group ketoprak telah pentas berk eliling di panggung-panggung pertunjukan (tuhong) dengan iringan gamelan, namun ketoprak yang pentas di pendhapa tetap masih ada. 1-lanya saja jumlah pementasannya tentu saja tidak sebanyak ketoprak panggung. Akan tetapi ketoprak gamelan itu tetap masih hidup. Dengan demikian, ter<lapat diakroni atau kesinambungan sejarah yang jelas antara ketoprak panggung dengan ketoprak televisi. Dalam kaitannya dengan penggunaan tata pentas, sekalipun tata pentas antara ketoprak pendhapa dengan ketoprak panggung berbeda, yakni yang pertama berbentuk arena dan yang kedua berbentuk prosenium, tetapi dalam hal-hal tertentu tetap masih ada kontinyuitasnya. Hal ini terutama tampak pada penggunaan perlengkapan tata pentas yang berupa perh.:ngkapan rumah tangga sepcrti meja kuris, almari, dan peraobotan lainnya. Munculnya kctoprak televisi pada tahun 70-an, bukan berarti ketoprak gamelan yang pentas di tobong-tobong maupun gedung pertunj ukan hi Jang sama -sekali. Dalam hat ini, sekalipun antara ketoprak panggung dengan televisi memiliki media pentas yang berbeda, sesungguhnya tata pentas ketoprak televisi jenis in Joor'masih banyak mengadaplasi ketoprak panggung . Hal ini terutama tampak pada penggunaan dekorasi, selling yang berupa perlengkapan rumah tangga dsb. Dengan demikian, 1r.asih terdapat diakroni tata pentas antara ketoprak panggung dengan dengan ketoprak televisi jenis in door.

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: Tata Teknik Pentas, Ketoprak
Subjects: Teater > Penciptaan (penyutradaraan, penataan artistik, penulisan naskah,pemeranan)
Depositing User: agus tiawan AT
Date Deposited: 04 Jul 2018 02:28
Last Modified: 04 Jul 2018 02:28
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/3380

Actions (login required)

View Item View Item