Beksan Wireng Sancaya Kusumawicitra Suatu Pendekatan Konsep Koreografis Dan Estetis

Hersapandi, NIDN. 0017045607 (1986) Beksan Wireng Sancaya Kusumawicitra Suatu Pendekatan Konsep Koreografis Dan Estetis. Project Report. Lembaga Penelitian Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (6MB) | Preview
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB 5.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.isi.ac.id

Abstract

Proses kreatif seni tari tradisi Jawa kiranya te­ lah mengalami kristalisasi yang tinggi dan berakar pada sistim keyakinan, lambang ekspresi dan nilai-nilai pan­ dangan hidup. Eksistensinya merupakan salah satu media pendidikan cita rasa di dalam proses pembentukan kepri­ badian individu atau kelompok priyayi Jawa. Oleh sebab itu aktivitas seni tari senantiasa dipelihara dan diles­ tarikan sebagai warisan leluhur yang adilu.hung. Beran kat dari pemikiran di atas, maka peneliti­ an ini dimaksudkan untuk mengupas nilai kedalaman seni tari Jawa dalam konteks konsep koreografis dan estetis­ nya. Di dalam tradisi kaum ningrat Jawa, k hadiran se­ ni tari erat kaitannya dengan nilai hidup dan kehidup­ an. Berbagai unsur terangkum menjadi satu dan divisua­ lisasikan kedalam gerak-gerak yang indah dan ritmis ser­ ta begitu selaras dengan alunan nada-nada karawitannya. Nilai mitos sangat akrab dengan tari, dan bahkan kedua­ nya seakan-akan mengikat satu sama lain. Apa yang ter­ jadi dalam cerita mitos adalah suatu bayangan hidup dan kehidupannya. Bayangan itu menggambarkan karakterisasi manusia, ada karakter yang tenang, bijak, sabar, jujur, bertanggungjawab serta adil, tetapi ada juga sifat yang sebaliknya misalnya suka marah, sombong, jahat,buruk,mu nafik, sewenang-wenang, pengecut dan durhaka. Sifat yang kodrati tersebut sangat mewarnai setiap garapan tari Ja­ wa klasik baik dari segi konsep estetisnya maupun konsep koreografisnya. Nilai-nilai keselarasan dalam tari tra­ disi Jawa diwujudkan dengan karakter wayang kulit seba­ gai pijakan dasar. Di dalam mengupas tentang konsep koreografis dan estetis Beksan Wireng Sancaya Kusumawicitra sudah ba­ rang tentu akan menyangkut segi latar belakang konsep penataannya, yaitu tinjuan peranan mitos sebagai dasar cerita, nilai pandangan hidup masyarakat Jawa. Sastra klasik Jawa yang merupakan media pendidikan etika dan moral sangat dirasa besar mamfaatnya untuk mendidik ci­ ta rasa. Demikian juga mengenai pandangan hidup masya­ rakat Jawa, ia merupakan dasar keyakinan dan nilai hi­ dup yang harus dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Di samping itu juga mengupas " bentuk 11dan " gaya " yang merupakan imaginasi simbol ruang, waktu dan tenaga. Kesatuan nilai-nilai simbol tersebut seka­ ligus merupakan endapan nilai-nilai estetis. Hasil laporan penelitian ini pada garis besarnya merupakan abstraksi dari hasil penelitian studi pusta­ ka dan studi lapangan. Selain itu, sekaligus juga meru­ pakan hasil konkrit yang sifatnya teoritis dan praktis.

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: Beksan Wireng Sancaya Kusumawicitra,Koreografis, Estetis
Subjects: Tari > Pengkajian Tari
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Tari > Seni Tari (Pengkajian)
Depositing User: agus tiawan AT
Date Deposited: 04 Jul 2018 08:36
Last Modified: 04 Jul 2018 08:36
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/3391

Actions (login required)

View Item View Item