Transformasi Sastra Calonarang Di Dalam Seni Pertunjukan Calonarang Di Bali

I Made Bandem, - and Ketut Rota, - and I Wayan Bagiartha, - (1989) Transformasi Sastra Calonarang Di Dalam Seni Pertunjukan Calonarang Di Bali. Project Report. ISI Denpasar, Denpasar.

[img]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (7MB) | Preview
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (12MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 6.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (12MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 7.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (12MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 8.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB 9.pdf

Download (7MB) | Preview
[img] Text
LAMPIRAN 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (10MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.isi.ac.id

Abstract

Di Bali sampai aekarang masih hidup sastra daerah dan seni pertunjukan tradisional. Beberapa di antara seni pertunjukan tersebut. khuausnya yang dikategorikan ke da­ lam teater tradisional, acapkali dikaitkan dengan sastra tertentu yang relevan misalnya seni pertunjukan Wayang Wong dikaitkan dengan epos Ramayana. Gambuh dikaitkan de­ ngan saatra Malat. aeni pertunjukan Calonarang dikaitkan dengan sastra Calonarang. dan banyak lagi yang lain. Namun. bagaimana bentuk lreterkaitan kedua karya aeni ter­ sebut. dan sejauh mana adanya keterkaitan itu. tampaknya belum banyak diketahui. Demikian juga penelitian yang se­ cara eksplisit mengarahkan perhatian kepada masalah itu, belum juga dilalrukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeta.hui lebih jauh keterkaitan kedua jenis oipta seni tersebut, dengan membatasi diri pada tra srormaai sastra Calonarang di dalam eeni pertunjukan yang juga bernama Calonarang. Adapun aapek-aspek yang diteliti dibatasi pula pada wujud tranaformasi lakon dan tema. alur. penokohan. serta latar atau setting. Subjek penelitian ialah aastra dan seni pertunjuk­ an Calonarang yang mempunyai wilayah penyebaran yang cu­kup luas di Bali. Penetapan sampelnya ditentukan secara aoak. dengan teknik "purposive sampling" untuk sastranya, dan teknik "purposive" dan "double sampling" untuk seni pertunjukannya. Adapun sampel saatra Calonarang ialah "De Calon-arang" hasil tranakripsi R. Ng. Poerbatjaraka (1926), sedangkan sampel seni pertunjukan Calonarang ia­ lah Calonarang desa Singapadu dan Batuan (keduanya berada di wilayah kabupaten Gianyar, Bali). Selanjutnya data-data semua variabel yang diteliti dikumpulkan dengan teknik interviu dan dokumentasi untuk variabel aastranya, serta teknik interviu, obaervaai, dan dokumentaai untuk vari­ abel seni pertunjukannya. Kemudian dalam tahap analisis dipergunalrnn metode deskriptif. Adapun haail yang diternukan dalam penelitian ini dapat diaimpulkan seba.gai berikut. (1) Seni pertunjukan Calonarang terkuit pada dua karya seni tradisional Bali, yaitu saatra Calonarang dan teater tradisional Bali. (2) Cerita (lakon) seni pertunjukan Calonarang pada umumnya dipetik dari aaatra Calonarang (sastra sum­ ber). Dalam mentranaformasikan ke dalam oeni pertunjukan (Calonarang), lakon, di aamping ada yang diambil .utuh da­ ri sastra aumber, juga terjadi, iai diausun baru, menyirn­ pang jauh dari saatra sumber. (3) Terna aeni pertunjukan menggambarkan pergulat­ an abadi dua kekuatan yang kontroversial, yaitu dharma melawan adharma, yang berkesudahan 11seri11 (tiada kalah­ menang). Sedangkan aaetra aumber jelas-jelas melukiskan takluknya kekuatan adharma oleh kekuatan dharma. Dan aub-tema sihir mendapat porai lebih pada seni pertunjuk­ an ini. (4) Telmilc pengaluran seni pertunjuko.n mengambil ide dari saatra sumber. Namun dalam penyajian adegan­ adegan sebagai komponen alur, aeni pertunjuk an ini meng­ ikuti pola yang umumnya berlaku pada teater tradisional Bali (seperti adanya adegan pagunem. tetangisan# pangkat, dan lain-lain). (5) Seni teater tradisional Bali telah mempunyai tokoh dan teknik penokohan yang 11 baku" untuk prabu (raja), patih. putri, condong, dan panasar. Haka seni pertunjukan Calonarang dalam kedudukannya sebagai salah satu teater tradiaional, dalam penokohan, memadukan telrnik penokohan yang ada dalam saatra aumber dengan penokohan baku di atas. Kemudian dalam mentransformasikan tokoh Calonarang ke dalam aeni pertunjukan sebagai seorang pereropuan yang hidup menjanda atau me"rangda 11 , ditemukan adanya transfor­ masi yang agak unik :Tokoh ini ditransformasikan menjadi dua "jenis" tokoh, yaitu tokoh l1atah Gede (yaitu tokoh Calonarang dalam kedudukan masih 11 matah 11 atau mentah, artinya maaih sebagai manuaia biasa, belum berperanan ae­ bagai 11ratu leak11 dan Rangda (yaitu tokoh Calonarang yang sudah 11 lebeng11 atau matang, dalam arti audah berpe­ ranan aebagai 11ratun leak dan ratun pangiwa", .raja leak dan raja sihir). Tokoh Rangda mempengaruhi alam pikiran masyarakat Bali. Ia diabadikan dalam bentuk patung da.n topeng, bahkan disungsung di banyak Pura di Bali sebagai barang keramat dan disucikan. Dalam kedudukan seperti ini Rangda bukan penyebar penyakit aihir lagi, tctapi sebalik­ nya :pengusir penyakit. (6) Latar dalam sastra aumber, yang pada ur::...imnya berupa lukisan tempat (ruang), waktu, dan suasana, di­ transformasikan secara lebih jelaa dalam seni pertunjukan. Yang banyak ditonjolkan ialah lukisan suasana. Masih banyak aspek-aspek kandungan Calonarang ini yang perlu diselidild, seperti Rangda kedudukan dan :rungsinya bagi masyarakat Bali; pandangan masyarakat Bali terhadap sihir (black magic), dan lain-lain. Disarankan untuk mengadakan pengkajian yang menda am tentang masalah tersebut melalui penelitian yang intensir.

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: Sastra Calonarang, Seni Pertunjukan, Bali
Subjects: Karya Dosen
Divisions: Repository ISI Yogyakarta
Depositing User: agus tiawan AT
Date Deposited: 05 Jul 2018 02:42
Last Modified: 05 Jul 2018 02:42
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/3397

Actions (login required)

View Item View Item