Kibas Rumbai

Nabila Triyani, 1310011411 (2018) Kibas Rumbai. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (847kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (804kB) | Preview
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
NASKAH PUBLIKASI.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.isi.ac.id

Abstract

Kibas Rumbai merupakan judul dari karya tari ini. Kibas adalah gerakan yang dilakukan oleh penari dengan mengayun-ayunkan beberapa anggota tubuh seperti kepala, badan, tangan, dan kaki yang digerakan secara bergantian tetapi tidak dilakukan berurutan. Sedangkan Rumbai ialah kostum yang pada tarian aslinya terbuat dari daun pisang yang dipotong kurang lebih dua atau tiga jari tangan. Namun pada karya ini penata menggunakan daun Gajeh sebagai bahan kostum yang penata kembangkan. Judul karya tari di atas merupakan ide yang berasal dari tari Hudoq Kayoq oleh masyarakat suku Dayak Bahau di Kalimantan Timur yang menjadi sumber inspirasi penata. Tari Hudoq Kayoq ini bertujuan meminta perlindungan Tuhan Yang Maha Esa agar tanaman padi mereka terlindung dari serangan binatang yang dianggap sebagai hama berbahaya seperti Monyet, Babi, Tikus serta binatang perusak lainnya. Tari Hudoq biasanya digelar dilapangan atau sawah yang akan ditanami padi. Tari ini menggunakan ritme musik cukup tinggi dengan para penari Hudoq melakukan gerakan Nyidok dan Ngedok. Pada karya tari ini, Nyidok dan Ngedok menjadi sumber dasar gerak yang penata gunakan sebagai langkah awal ekplorasi menemukan gerakgerak yang kemudian dikembangkan melalui ruang,waktu, dan tenaga. Karya tari ini bertipe studi yang artinya memfokuskan pada gerak berbatas dan spesifik karena tari studi menekankan pada terwujudnya sebuah kompleksitas gerak yang khas. Penari pada karya ini, penata menggunakan 3 penari lakilaki dan 3 penari perempuan dengan jumlah keseluruhan 6 penari dalam bentuk koreografi kelompok. Alasan perbedaan jenis kelamin untuk karya ini penata membuat inovasi yang sedikit berbeda dari tari hiburan pada biasanya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Dosen Pembimbing: Dindin Heryadi B. Sri Hanjati
Uncontrolled Keywords: Nyidok, Ngedok, Studi, Koreografi Kelompok
Subjects: Tari > Penciptaan Tari
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Tari > Seni Tari (Penciptaan)
Depositing User: sri SE endarti
Date Deposited: 25 Jan 2019 03:11
Last Modified: 25 Jan 2019 03:11
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/3969

Actions (login required)

View Item View Item