Plural Similar, Wet Plate Simulation

Irwandi, 197711272003121002 (2017) Plural Similar, Wet Plate Simulation. [Show/Exhibition]

[img] Text
Deskripsi Karya Irwandi Plural Similar, Wet Plate Simulation.pdf

Download (545kB)
Official URL: http://lib.isi.ac.id/

Abstract

Konflik sosial yang berakar masalah dari perbedaan kelas, kepercayaan, dan suku masih kerap terjadi. Dewasa ini, informasi benih-benih konflik akibat perbedaan semakin mudah terebar melalui teknologi informasi. Isu yang diangkat dalam karya ini ialah penyadaran bahwa pada hakilatnya seluruh manusia adalah sama. Kelas sosial, ideologi, dan suku hanyalah atribut manusia. Kesamaan inilah yang ditekankan dalam karya. Fotografi, selain sebagai media perekaman relaistik juga terdiri dari aspek-aspek teknis. Aspek-aspek teknis fotografi terus berkembang menuju kesempurnaan. Dalam kata lain, kesempurnaan teknis fotografi yang telah dicapai saat ini merupakan hasil sejarah. Dalam karya ini, digunakan simulasi salah satu fase perkembangan teknologi media perekaman imaji fotografi, tepatnya teknologi pencitraan fotografi yang berkembang pada abad ke-19. Fase yang dimaksud ialah wet collodion atau sering disebut wet plate, yaitu sebuah metode cetak foto yang berbasis bahan kimia peka cahaya temuan Frederick Scott Archer tahun 1851. Karakter wet plate, bila dibandingkan dengan teknologi cetak fotografi masa kini tentu belum sempurna, terutama dari sisi warna. Wet plate haya mampu menampilkan kroma hitam pada gambar dan tidak peka terhadap spektrum merah. Dalam istilah photo chemistry, karakter wet plate disebut orthomatic. Keterbatasan tersebut dimanfaatkan dalam penciptaan karya ini, yaitu melalui simulasi di perangkat lunak pengolah foto. Cara simulai yang dilakukan ialah dengan menhilangkan spektrum merah pada foto dan melalukan berbagai penyesuaian. Hasilnya, wajah manusia yang direkam akan tampil “aneh” layaknya wajah-wajah manusia yang difoto pada abad ke-19. Karakter manusia yang berbeda-beda, menjadi seragam bila difoto dengan cara wet plate. Tampilan ini kemudian dimanfaatkan sebagai simbol bahwa manusia pada hakikatnya adalah sama. Melaui karya ini ingin ditunjukkan bahwa melalui cara pandang tertentu, manusia dalam berbagai keberagaman kemasannya pada hakikatnya adalah sama. Sama baiknya dan sama jeleknya; sama cantiknya sama buruknya. Melalui simulasi material dan teknik fotografi pelat basah (wet plate collodion) ini, seperti apapun diri manusia, wajahnya akan terekam similar dan tampil seperti gabungan empat foto dalam karya ini.

Item Type: Show/Exhibition
Uncontrolled Keywords: fotografi
Subjects: Fotografi
Divisions: Fakultas Seni Media Rekam > Jurusan Fotografi
Depositing User: agus tiawan AT
Date Deposited: 31 Jul 2019 02:01
Last Modified: 31 Jul 2019 02:01
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/4644

Actions (login required)

View Item View Item