Eksistensi Grup Musik Ki Ageng Ganjur Yogyakarta

Hartadi Wicaksono, 0910347015 (2015) Eksistensi Grup Musik Ki Ageng Ganjur Yogyakarta. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (920kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (710kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.isi.ac.id

Abstract

Grup Ki Ageng Ganjur adalah grup musik bernafas Islam yang terbentuk di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan memadukan Istrument Barat, Gamelan, dan permainan gaya Timur Tengah, nama Ki Ageng Ganjur diambil berdasarkan saran dan petunjuk dari almahrum Gus Dur yang merujuk pada nama seorang pembantu setia Sunan Kalijaga bernama Syekh Abdurrahman yang terkenal dengan sebutan Ki Ageng Ganjur sebagai seorang panglima kerajaan Demak dan pemberi semangat dalam setiap perjuangan pasukannya dengan membunyikan Gong Ganjur (berbentuk seperti gong gamelan Jawa)untuk memanggil dan mengumpulkan masyarakat, ketika Kanjeng Sunan Kalijaga akan memberikan wejangan dan ceramah. Musik merupakan wahana auditif yang universal, sehingga tidak dapat di intervensi untuk suatu kepentingan ataupun selera. Musik merupakan titik puncak dari sebuah proses dimana pemusik atau pencipta menyerahkan seluruh daya akal dan rasa menghidupkan suatu realitas sosial, budaya, politik, dan ekonomi. Musik hadir sebagai media dalam daya ungkap, daya kritis, serta ajaran moral yang tinggi. Tema yang diangkat dalam pertunjukan grup Ki Ageng Ganjur adalah religi dengan ketentuan yang ada pada religi agama Islam, kesan religi yang nampak terdapat pada pengolahan syair, musik, dan masyarakat pendukungnya, keunikan dari segi instrumentasi grup Ki Ageng Ganjur adalah dari pembuatan gamelan dengan susunan nada yang dapat membentuk nadaminor Zigana, pengolahan nada dari gamelan ini akan mempermudah grup Ki Ageng Ganjur untuk memainkan nada dengan nuansa Timur Tengah yang membuat kesan Religi Islam semakin kuat pada setiap penggarapan lagu Ki Ageng Ganjur.Grup KAG memiliki pengalaman pentas yang tinggi terutama sebagai alternatifpertunjukan seni di Pondok Pesantren NU, relasi dari berbagai instansi membuat eksistensi grup KAG bertahan hingga sekarang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Eksistensi, Grup Ki Ageng Ganjur, Religi, Yogyakarta, grup musik, Istrument Barat, Gamelan, permainan gaya Timur Tengah, Gong Ganjur,
Subjects: Etnomusikologi
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Etnomusikologi
Depositing User: agus tiawan AT
Date Deposited: 08 Jul 2015 02:19
Last Modified: 08 Jul 2015 02:19
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/469

Actions (login required)

View Item View Item