Gamelan Jawa sebagai musik liturgi di gereja Kristen Jawa Bantul

Alfin Sasmita, NIM.1110404015 (2015) Gamelan Jawa sebagai musik liturgi di gereja Kristen Jawa Bantul. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
REVISI BAB I.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
REVISI BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
REVISI BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
REVISI BAB IV.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.isi.ac.id

Abstract

Gereja Kristen Jawa (GKJ) Bantul adalah salah satu gereja yang menggunakan gamelan Jawa sebagai pengiring ibadahnya. Gamelan tersebut digunakan untuk menyajikan musik-musik liturgi bertannganada diatonis, yaitu bacaan kitabkitab yang dilantukan dalam tangga nada diatonis. Aransemen atau garap lagulagu tersebut menggunakan tidak hanya menggunakan tempo lambat dan ritme on beat yang membentuk kesan tenang/agung dan sejenisnya, akan tetapi juga menggunakan tempo agak cepat dan ritme off beat sehingga menghasilkan musiknya yang dinamis. Permasalahan inilah yang menjadi fokus dari penelitian ini dengan rumusan permasalahan mengapa digarap demikian dan bagaimana tanggapan pendeta, majelis dan jemaatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnomusikologis, yaitu pendekatan musik dalam konteks sosial budayanya. Implikasi pendekatan tersebut dalam penelitian ini adalah gending-gending tersebut dianalisis dalam konteks GKJ Bantul. Data yang digunakan untuk menjawab permasalahan tersebut dihasilkan dari analisis teks dan analisis konteks, analisis teks digunakan untuk mengetahui karakter lagunya dengan mengidentifikasi variasi unsur-unsur musiknya tersebut, sedangkan analisis konteks adalah usaha mencari tahu hal-hal apa saja yang mempengaruhi garapan gending-gending tersebut. Hasilnya GKJ Bantul menganut faham reformis sehingga mempengaruhi seluruh kegiatan yang ada di gereja tersebut, termasuk di dalamnya musik kebaktiannya. GKJ Bantul menafsirkan faham tersebut dengan membentuk grup gamelan Jawa untuk mengiringi kebaktiannya. Gereja memberi kebebasan kepada penggarapnya untuk mengaransemen lagunya asalkan aransemen tersebuttidakmelencengdariajaranAlkitab. Pesan tersebut ditangkap oleh pimpinan grup karawitan tersebut dengan membuat garap karawitan yang dinamis dengan tujuan agar jemaat bersemangat dalam beribadat dan tidak menjemukan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Gamelan Jawa,Faham Reformis, Musik, Liturgi Dinamis, Gereja Kristen Jawa (GKJ) Bantul, nada diatonis, ritme on beat, gending-gending, garap karawitan
Subjects: Etnomusikologi
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Etnomusikologi
Depositing User: agus tiawan AT
Date Deposited: 08 Jul 2015 02:38
Last Modified: 08 Jul 2015 02:38
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/471

Actions (login required)

View Item View Item