DESAIN INTERIOR BERKELANJUTAN BERBASIS GOTONG-ROYONG SEBAGAI MODEL PANDUAN PEMBERDAYAAN PEDAGANG TRADISIONAL EKONOMI LEMAH MELAWAN PEDAGANG MODEREN

Budi Astanto, Setya (2013) DESAIN INTERIOR BERKELANJUTAN BERBASIS GOTONG-ROYONG SEBAGAI MODEL PANDUAN PEMBERDAYAAN PEDAGANG TRADISIONAL EKONOMI LEMAH MELAWAN PEDAGANG MODEREN. Project Report. Lembaga Penelitian Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Yogyakarta.

[img] Text
Bab 1.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (318kB) | Request a copy
[img] Text
Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text
Bab 6.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (498kB) | Request a copy
[img] Text
Bab 7.pdf

Download (900kB)
[img] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.isi.ac.id

Abstract

Desain interior berkelanjutan berbasis Gotong-royong pada program Kepedulian Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) Yogyakarta memperlihatkan terjadinya fenomena perubahan paradigma perdagangan mod em global mempengaruhi keberlanjutan perdagangan tradisional. Dalam menghadapi persamgan perdagangan global tersebut , para pedagang yang ikut dalam program tersebut terbukti mampu bersaing, berkat pendampingan dan pembinaan dari penyelenggara program. Kemampuan bersaing terlihat berkat pembinaan, yang mampu secara baik melihat potensi yang sebenamya sudah dimiliki oleh pedagang tradisional. Gotong-royong melibatkan komunitas lingkungan sekitar ruang usaha yang sudah ada sebelumnya adalah potensi terbesar yang dimiliki pedagang tradisional , terutama sebagai mod al termurah dan mudah untuk bersaing dengan perdagangan global. Modal dasar berupa kearifan lokal Gotong-royong tersebut menjadi panduan yang tepat untuk desain interior berkelanjutan dalam melalui proses desain. Baik sejak proses menemukan problem desain sampai memberikan solusi desain. Desain interior berkelanjut an terdiri dari enam prinsip yang berjenjang , dimulai dari prinsip respek pada kearifan sistem alam semesta sampai dengan prinsip keenam yang respek pada proses. Pada prinsip tertinggi tersebut potensi kerjasama dalam sistem Gotong-royong menjadi modal terkuat sebagai solusi desain .

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: gotong-royong, CSR, desain interior, pedagang, tradisional,modern
Subjects: Disain > Disain Interior
Divisions: Fakultas Seni Rupa > Jurusan Disain > Disain Interior
Depositing User: sri SE endarti
Date Deposited: 11 Sep 2019 04:50
Last Modified: 11 Sep 2019 04:50
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/4743

Actions (login required)

View Item View Item