Beksan Kalih Wayangan

SOEHARTO, SOEHARTO (1995) Beksan Kalih Wayangan. Project Report. Lembaga Penelitian ISI Yogyakarta.

[img] Text
Bab 1.pdf

Download (4MB)
[img] Text
Bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
Bab 4.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Banyak jenis tari klasik gaya Yogyakarta yang bentuk­ nya kelompok, duet atau tunggal.Bentuk kelompok untuk ta­ri putra yang masih dikategorikan beksan kuno yaitu: beksan Lawung, beksan Tuguwasesa, beksan Guntur Segara, beksan Etheng dan lain sebagainya. Keberadaan beksan-beksan ter­ sebut untuk saat ini jarang dipentaskan.Beksan Kalih Watangan merupakan perancangan yang ber­sumber dari beksan Tuguwasesa salah satu dari beksan kuno.Perancangan iri menggambarkan dua prajurit (satriya) yang sedang berlatih perang. Properti yang digunakan bernama watang semacam tombak tetapi tumpul. Waktu yang diperlukan dalam perancangan ini kurang lebih 5 sampai 10 menit dan peracangan. ini akan menyesuaikan kondisi jamannya dari faktor koreografi geraknya,faktor rias dan busananya demikian juga dengan iringannya tetap berpedoman pada bentuk tradisi klasik gaya Yogyakarta. Tujuan perancangan ini untuk memunculkan bentuk bek­ san putra gagah yang menggunakan properti watang dan me­nambah materi untuk tari putra gagah dalam bentuk beksan. Beberapa. beksan yang sudah ada kebanyakan berpola pada cerita ramayana, mahabarata maupun menak, sedangkan yang lepas cerita belum ada, maka perancangan ini diusahakan le­ pas, tetapi tetap berpola pada tradisi. Perancangan Beksan Kalih Watangan ini dilaksanakan dengan cara pendekatan kultur dan pendekatan koreografinya. Pendekatan kultur perancang berpijak dari tari klasik gaya Yogyakarta dan beksan Tuguwasesa sebagai pijakan garapnya. Sedangkan pendekatan koreografi menitik beratkan kepada as­ pek komposisi dari beksan kuno yang diaktualisasikan pada jaman sekarang, terutama aspek gerak, ruang dan waktu. Dari beberapa pendekatan yang dilakukan ini maka akan terujud sebuah beksan watangan gaya Yogyakatta dengan warna baru. Akhirnya perancangan ini diharapkan menjadi salah satu alternatif yang keberadaannya bisa disejajar­ kan dengan bentuk beksan lainnya.

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: Beksan, watangan, Beksan Kalih watangan
Subjects: Tari > Pengkajian Tari
Tari > Penciptaan Tari
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Tari > Seni Tari (Penciptaan)
Depositing User: jono JN jono
Date Deposited: 12 Sep 2019 02:51
Last Modified: 12 Sep 2019 02:51
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/4792

Actions (login required)

View Item View Item