Pendapa Pada Kantor Pemerintah di Yogyakarta (Kajian Bentuk, Fungsi dan Makna di Kantor Pemerintah Tingkat Provinsi dan Kabupaten)

Nugroho, Martino Dwi and Suwahyunto, Hartoto Indra and Maulana, Aris and Timur, Pangeran and Ganap, Eirene Resmalia (2013) Pendapa Pada Kantor Pemerintah di Yogyakarta (Kajian Bentuk, Fungsi dan Makna di Kantor Pemerintah Tingkat Provinsi dan Kabupaten). Project Report. Lembaga Penelitian ISI Yogyakarta, Yogyakarta.

[img] Text
Bab 1.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (364kB) | Request a copy
[img] Text
Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (683kB) | Request a copy
[img] Text
Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (8MB) | Request a copy
[img] Text
Bab 6.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (530kB) | Request a copy
[img] Text
Lampiran.pdf

Download (3MB)
Official URL: http://lib.isi.ac.id

Abstract

Yogyakarta juga merupakan Daerah Istimewa , dimana Yogyakarta diberi keistimewaan, salah satunya adalah dalam hal politik dan tata pemerintahan. Sultan (Raja Yogyakarta) secara otomiatis menjadi Gubemur, dan Paku Alam sebagai wakil gubemur . Art•inya, di Yogyakaita masih mempertahankan pola tata pemerintahan kerajaan . Masyarakat Jawa mengenal adanya stratifikasi sosial. Stratifikasi sosial di Yogyakarta bertalian erat dengan kedudukan Kraton di dalam struktur sosial Jawa. Seperti diketahui bahwa di setiap kantor pemerintahan di Yogyakarta, baik itu pemerintah tingkat provinsi maupun pemerintah atau bangunan JAwa tingkat kabupaten (Kabupaten Bantu!, Kabupaten Sleman, Kabupaten Kulonprogo, dan Kabupaten Gunungkidul) dan kotamadya Yogyakarta terdapat pendapa di bagian depan area kantor Menarik untuk diteliti kaitannya dengan pola hirarki yang ada pada kebudayaan Jawa, apakah bentuk, fungsi, dan estetis terkait dengan pola hirarki pada masyarakat tradisi tersebut. Perlu diketahui juga bahwa di wilayah-wilayah tersebut, terdapat pembagian wilayah antara Kasultanan Yogyakarta dan Pakualaman. Bentuk , fungsi dan Makna di atas, dapat diketahui bahwa pola hirarkis dalam pola tata pemerintahan tradisional masih diterapkan pada pola tata pemerintahan modem . Terbukti bahwa pendapa tingkat Guberbur dan Kabupaten berbeda atau tidak boleh melebihi dengan Kraton sebagai pusat kebudayaan . Faktor yang paling mendasari terjadinya stratifikasi pada Pendapa adalah faktor hormat terhadap yang lebih tinggi

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: pendapa , bentuk, fungsi, estetis
Subjects: Disain > Disain Interior
Divisions: Fakultas Seni Rupa > Jurusan Disain > Disain Interior
Depositing User: sugeng SW wahyuntini
Date Deposited: 16 Sep 2019 08:33
Last Modified: 16 Sep 2019 08:33
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/4906

Actions (login required)

View Item View Item