Fungsi Tari Topeng Dalam Upacara Adat Ngarot Di Desa Lelea Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu Jawa Barat

Kaniri, 101132301 (2015) Fungsi Tari Topeng Dalam Upacara Adat Ngarot Di Desa Lelea Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu Jawa Barat. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (563kB) | Preview
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (940kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (329kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (789kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB 5.pdf

Download (263kB) | Preview
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (813kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.isi.ac.id/

Abstract

Tari topeng merupakan tarian rakyat yang berasal dari Cirebon. Tari topeng memiliki lima karakter inti yaitu tari Topeng Panji, Pamindo, Rumyang, Tumenggung dan Klana. Tari topeng khususnya di Indramayu masih di pentaskan dalam acara hajat warga seperti pernikahan, khitanan dan, rasulan. Sedangkan acara hajat desa yang masih dilakukan yaitu upacara adat ngarot merupakan upacara menyambut musim penghujan dan para petani mengharapkan berkah kesuburan. Acara ini dikhususkan untuk para pemuda-pemudi yang belum menikah atau yang disebut kasinoman. Pada acara ngarot para kasinoman laki-laki disuguhkan pertunjukan Ronggeng Ketuk dimana para laki-laki tersebut menari bersama dengan sang ronggeng. Sedangkan untuk kasinoman perempuan disuguhkan tari Topeng Lanang yang ditarikan oleh laki-laki. Pembahasan yang digunakan untuk mengupas tentang fungsi tari topeng dalam upacara adat ngarot di desa Lelea yaitu menggunakan pendekatan secara sosiologi. Pendekatan sosiologi yang digunakan membantu untuk memahami keberadaan tari topeng di masyarakat khususnya dalam upacara adat ngarot. Teori Raymond Williams dalam tulisan Y.Sumandiyo Hadi dipinjam untuk membedah masalah yang akan dijelaskan dalam pembahasan. Menurut Raymond Williams dalam sosiologi budaya (sociology of culture) dapat ditemukan adanya tiga studi atau komponen pokok yaitu pertama, institutions atau lembaga-lembaga budaya, kedua content atau isi budaya, ketiga effects atau efek maupun norma-norma budaya. Fungsi tari topeng dalam upacara adat ngarot selain sebagai hiburan juga sebagai pengikat solidaritas, sebagai alat komunikasi dan sebagai ajang keberanian khususnya untuk para kasinoman.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: fungsi tari, tari topeng, upacara, adat ngarot, Cirebon
Subjects: Tari > Pengkajian Tari
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Tari > Seni Tari (Pengkajian)
Depositing User: Ida ID Sriwahjudewi
Date Deposited: 23 Oct 2015 00:54
Last Modified: 23 Oct 2015 00:54
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/699

Actions (login required)

View Item View Item