KARYA ADAPTASI;Sebuah Pemiskinan atau Pengayaan Ide?

Arinta Agustina, 19730827 200501 200 1 (2015) KARYA ADAPTASI;Sebuah Pemiskinan atau Pengayaan Ide? -.

[img]
Preview
Text
Makalah Seminar arinta.pdf

Download (186kB) | Preview
Official URL: http://lib.isi.ac.id

Abstract

Karya sastra yang diadaptasi ke film atau pementasan drama, sudah tidak asing lagi bagi khalayaknya. Hanya saja, ketika film ditayangkan atau drama dipentaskan, penulis karya sastra yang diadaptasi maupun pembaca karya sastra tersebut, akan menemui banyak perbedaan. Sebagai contoh adalah film Throne of Blood atau Kumonosu-Jo karya Akira Kurosawa hasil adaptasi naskah Macbeth karya William Shakespeare dan pementasan drama Pariyem 2000 adaptasi dari prosa lirik karya Linus Suryadi Agustinus, Pengakuan Pariyem; Dunia Batin Wanita Jawa, yang menjadi hipogramnya. Hasil kerja adaptasi dalam film atau drama terhadap karya sastra aslinya akan menimbulkan hal yang baru, ini disebabkan adanya perbedaan yang mendasar antara karya sastra, drama, dan film, yakni medium. Jika karya sastra menggunakan medium bahasa kata, maka film dan drama menggunakan medium audio dan visual. Sehingga, ada peristiwa tertentu yang dapat dimunculkan dengan baik pada karya sastra tetapi tidak dapat dimunculkan pada film dan drama, atau sebaliknya. Proses adaptasi dapat memberikan dimensi baru dalam dunia seni saat ini, karena di dalamnya terdapat tiga hal, yaitu process of transposistion, process of creation yang melibatkan re-interpretasi dan re-kreasi, serta bentuk intertekstualitas. Adaptasi memberikan peluang kreatif bagi para seniman untuk menciptakan sebuah karya yang sama tetapi dengan sudut pandang yang berbeda. Namun demikian, sikap mental dari para penikmat karya adaptasi terkadang dapat menjadi persoalan, dikarenakan belum adanya pemahaman bahwa kedudukan karya adaptasi adalah sejajar dengan karya yang diadaptasi. Oleh karena itu, akan menjadi perdebatan dan kritik yang panjang jika karya hasil adaptasi tersebut tidak dapat memenuhi ekspektasi atau harapan mereka yang menganggap bahwa karya tersebut adalah terjemahan dari karya hipogramnya.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Adaptasi, re-interpretasi, re-kreasi
Subjects: Teater > Penciptaan (penyutradaraan, penataan artistik, penulisan naskah,pemeranan)
Teater > Pengkajian seni teater (dramaturgi)
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Teater
Depositing User: agus tiawan AT
Date Deposited: 09 Nov 2015 03:51
Last Modified: 09 Nov 2015 03:51
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/747

Actions (login required)

View Item View Item