Dekap

Nona Armanda, Tamara (2021) Dekap. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
TAMARANONA_2021_FULL TEKS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text
TAMARANONA_2021_BAB I.pdf

Download (1MB)
[img] Text
TAMARANONA_2021_BAB PENUTUP.pdf

Download (362kB)
[img] Text
TAMARANONA_2021_NASKAH PUBLIKASI.pdf

Download (453kB)
[img] Text
TAMARANONA_2021_Pernyataan Persetujuan Publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (343kB) | Request a copy
[img] Video
hqdefault.jpg
Restricted to Repository staff only

Download (1kB) | Request a copy
Official URL: https://youtu.be/hOa7BK9wy_s

Abstract

Dekap adalah koreografi yang terinspirasi dari kerinduan seorang anak pada keluarganya yang mengalami perceraian disebut broken home. Karya tari ini merupakan suatu pengalaman yang dialami penata tari. Seberapa kecil dampaknya akan memberikan memori yang membekas kepada anak. Hal ini yang terjadi jika sebuah keluarga mengalami broken home. Untuk mewujudkan suatu keluarga yang harmonis yang kita dambakan tentunya tidak mudah dilakukan, pasangan suami istri yang tidak harmonis akan mengarah keperceraian keluarga. Perceraian yang terjadi akan merugikan kedua belah pihak termasuk juga anak. Dampak yang terjadi setelah perceraian orang tua akan dirasakan oleh anak dan tingkat dampaknya pun berbeda ada yang ringan, sedang maupun berat. Dampak broken home besar terhadap anak akan merasa terkucilkan, tidak betah dirumah, merasa tidak yakin pada diri sendiri, shock, kesulitan berkomunikasi, emosi tidak stabil, banyak kerinduan yang tertunda. Suara-suara ketidaknyamanan menjadi teror menjadi hal yang menghantui disetiap langkah. Tetapi tidak semua anak yang mengalaminya akan berperilaku tidak baik, ada anak yang menjadi acuh dengan masalah dan ada anak yang kuat menghadapinya. Karya tari Dekap merupakan hasil dari proses kreatif yang dilakukan penata. Proses kreatif diawali dengan mempersiapkan gagasan, membuat konsep, kemudian diwujudkan menjadi karya tari. Karya tari ini bertipe dramatik dengan cara ungkap simbolis representasional. Dalam proses penciptaannya penata tari menggunakan empat metode yang menjadi satu kesatuan utuh yaitu eksplorasi, improvisasi, komposisi, dan evaluasi. Dalam aplikasinya keempat metode ini diurutkan sesuai dengan kebutuhan. Koreografi tari ini merupakan koreografi tunggal yang ditarikan oleh satu penari yaitu penata tari sendiri. Satu penari sebagai penari inti sebagai visualisasi anak yang mengalami broken home. Karya tari ini dibagi menjadi tiga bagian , bagian awal tentang anak yang mengalami ketidaknyamanan dengan keadaan yang dialami, bagian dua tentang merefleksi diri dan kemarahan yang muncul, bagian tiga tentang hujatan yang datang lalu bagian ending tentang menuju ketitik terang harapan yang baru. Menggunakan musik Midi yang bernuansa ilustratif disetiap bagiannya. Gerak yang muncul merupakan gerak yang bersumber dari rasa ketidaknyamanan didalam diri, keterpurukan, kesedihan, kemarahan, teror, dan menemukan titik terang. Hasil karya tari ini penata ingin memberikan sebuah gambaran anak yang mengalami broken home dalam bentuk karya tari yang ditarikan tunggal dan mendapatkan dukungan dari orang sekitar bahwa menjadi anak broken home tidak selalu gagal. Karya tari ini dikemas menggunakan video koreografi menggunakan teknik video tracking yang selalu mengikuti ketika penari berpindah tempat dan gerak . Kata kunci : Dekap , broken home, koreografi tunggal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK
Nona Armanda, Tamaranim1711678011
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
ContributorSetyastuti, Setyastutinidn0017106405
ContributorDaruni, Daruninidn0016056001
Department: KODEPRODI91231#SENI TARI
Uncontrolled Keywords: Dekap, broken home, koreografi tunggal
Subjects: Tari > Penciptaan Tari
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Tari > Seni Tari (Penciptaan)
Depositing User: Tamara Nona Armanda
Date Deposited: 23 Aug 2021 08:35
Last Modified: 23 Aug 2021 08:36
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/9403

Actions (login required)

View Item View Item